Dapat Izin KPK, Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung Dilantik di Gedung Kemendagri

Share this :

Jakarta, koranmemo.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menghadiri dan menyaksikan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung terpilih (Syahri Mulyo) dan (Marwoto Birowo) oleh gubernur Jawa Timur Soekarwo di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kementerian Dalam Negeri, Selasa (25/9/2019).

Setelah menghadiri prosesi  acara pelantikan tersebut,  Tjahjo mengungkapkan apresiasinya dan  ucapan terima kasih kepada KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) yang hari ini telah memberikan izin Bupati Tulungagung terpilih. “Kemendagri dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan terima kasih kepada pimpinan KPK dengan penyidiknya juga yang hari ini telah memberikan izin peminjaman demi tugas Kemendagri dan tugas Gubernur Jawa Timur melaksanakan ketentuan undang – undang, di mana seseorang dalam hal ini Bupati Tulungagung terpilh yang sedang menjalani proses hukum, tetapi belum mempunyai kekuatan hukum tetap.  Dia harus menjalankan tugas dan fungsinya, karena yang bersangkutan tidak bisa tinggal di daerah maka ditunjuklah pelaksana tugas (Plt) sampai yang bersangkutan berkekuatan hukum tetap,” ujarnya.

Ditegaskan bahwa sebagaimana ketentuan Pasal 164 ayat 7 bahwa dalam hal calon Bupati/Wali kota dan/atau Wakil Bupati/Wali kota terpilih ditetapkan menjadi terdakwa pada saat pelantikan, yang bersangkutan tetap dilantik menjadi Bupati/Wali kota dan/atau Wakil Bupati/Wakil Wali kota, kemudian saat itu juga diberhentikan sementara sebagai Bupati/Wali kota dan/atau Wakil Bupati/Wakil Wali kota. “Kepala daerah atau Wakil kepala daerah yang mempunyai masalah hukum walaupun ditahan tetapi belum memiliki hukum tetap ya tetap dilantik,” ujarnya.

Selanjutnya Mendagri mengeluarkan Surat  Nomor: 132.33/7553/SJ yang ditujukan kepada Gubernur Jawa Timur perihal Penugasan Wakil Bupati Tulungagung selaku Pelaksana Tugas (Plt)  Bupati Tulungagung untuk melaksanakan tugas dan wewenang Bupati Tulungagung sesuai dengan ketentuan peraturan perundang – undangan.  Sealin itu, Tjahjo juga memberikan  tugas tambahan  kepada Gubernur Jawa Timur untuk melakukan monitoring terhadap kasus tersebut serta melaporkan perkembangannya kepada Mendagri .

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date