Dampak Kebijakan Wali Kota, Dua Jembatan di Kabupaten Madiun Rusak

Share this :

Madiun, koranmemo.com – Kebijakan Pemerintah Kota Madiun yang mengalihkan arus lalu-lintas jalur nasional di daerahnya secara sepihak, mengakibatkan dua jembatan di wilayah Kabupaten Madiun rusak.

Dua jembatan tua tersebut berada di wilayah Jalan Raya Munggut Kecamatan Wungu. Kerusakan, akibat dilewati kendaraan berat yang melebihi tonase.

Menyikapi kondisi itu, Pemkab Madiun tidak tinggal diam. Jumat (3/4) siang, akses jalan Raya Munggu langsung ditutup oleh pihak Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun.

Kabid Bina Marga DPUPR Kabupaten Madiun, Anang Tri Cahyono dikonfirmasi wartawan membenarkan pengalihan arus lalu lintas jalan nasional dari Kota Madiun ke jalan Kabupaten hanya dikoordinasikan sepihak oleh Pemerintah Kota Madiun.

Akibatnya, banyak kendaraan yang bermuatan lebih dari 20 ton melintas di jalan tipe tiga tersebut. “Kapasitas terbatas, kita berharap kendaraan bermuatan berat jangan sampai lewat sini,” katanya di sela penutupan akses jalan raya Munggut.

Pengalihan arus telah berjalan sekitar empat hari. Kendaraan tujuan Ponorogo  yang melintas Kota Madiun diarahkan ke jalan raya Kabupaten Madiun.

Namun, kebijakan itu bukannya menjadi jalan keluar yang tepat, justru membuat masyarakat khawatir jika terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Dikhawatirkan karena jembatan sudah berumur terjadi kerusakan yang membahayakan. Ini untuk menjaga keamanan bersama, keamanan pengguna jalan lain maupun pengemudi kendaraan berat itu sendiri,” tandasnya.

Reporter Juremi

Editor Achmad Saichu