Curi Sapi untuk Bayar Hutang, Tiga Terduga Pelaku Masuk DPO

Jombang, koranmemo.com – MR (23), terduga pencuri sapi di Dusun Nanggalan Desa Watugaluh Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang, warga Dusun Lalangan Desa Tunjung Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang, akhirnya diringkus Satreskrim Polres Jombang.

Ini setelah tim antibandit tersebut melakukan kerja sama dengan seluruh jajaran se-Polda Jatim. Terduga pelaku ini terlebih dulu diamankan di Polres Probolinggo saat berada di wilayah Desa/Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo, Sabtu (17/10) siang.

Kepada penyidik, MR yang kini mendekam di ruang tahanan Polres Jombang ini mengaku diajak oleh ketiga temannya yang spesialis pencuri sapi. Akan tetapi, ketika sebuah truk yang mengangkut hasil sapi curian dari Jombang diberentikan polisi di Probolinggo, ketiga kawannya kabur saat diintrogasi petugas
Polsek Tiris Polres Probolinggo.

“Saya baru pertama kali ikut mencuri, dan rencana untuk membayar hutang. Namun upahnya belum tahu karena belum dibayar. Sapi-sapi itu setelah dicuri bakal dijual,” ucapnya ketika ditanyai saat pers rilis di Mapolres Jombang, Senin (19/10) siang.

Baca Juga: Solidaritas JMR Minta Usut 15 Kasus Kekerasan Terhadap Jurnalis

Sementara itu, Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho menyampaikan, keempat pelaku pencuri 6 ekor sapi di Jombang ini memiliki peran masing-masing, di antaranya pelaku MR ini berperan sebagai penunggu di truk bersama pelaku berinisial B yang kini masuk DPO.

“Setelah menerima laporan, selanjutnya kami berkoordinasi dengan seluruh jajaran se-Polda Jatim. Kemudian kami dapat informasi jika ciri-ciri kendaraan truk pencuri berada di wilayah Desa/Kecamatan Tiris, Probolinggo,” jelasnya.

Selanjutnya, petugas gabungan Unit Reskrim Polsek Diwek dan Resmob Polres Jombang berangkat ke Probolinggo. Sesampainya di sana, petugas mengamankan MR, dan satu unit truk nopol P 8166 UY warna kuning bak biru
beserta muatannya enam ekor sapi.

Baca Juga: Pergi Bawa Selendang, Ditemukan tergantung di Pohon Mangga

“Selain truk dan 6 ekor sapi, barang bukti lainnya ada tali tampar pengikat sapi dalam keadaan putus. Lima ekor sapi dengan keadaan sehat, tapi satu ekor sapi dalam keadaan mati di atas truk saat perjalanan. Ada tiga pelaku yang
masuk DPO,” urainya.

Kapolres Jombang mengatakan, berkaitan dengan serangkaian kejadian hilangnya sapi di Megaluh, pihaknya akan mengembangkan jaringan spesialis pencuri sapi ini. “Akan kita dalami kalau ada kaitannya, dan akan kami tindak
lanjuti nanti dalam penyidikan selanjutnya,” pungkasnya.

Dari data kepolisian, ketiga pelaku DPO yaitu, R (35) warga Dusun/Desa Kalidilem Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang, berperan sebagai eksekutor. Selanjutnya, S (27), warga Probolinggo yang berdomisili di Dusun/Desa Kalidilem Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang, yang juga sebagai eksekutor, dan B (35) warga Dusun/Desa Kalidilem Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang, berperan sebagai sopir.

Reporter: Taufiqur Rachman

Editor: Della Cahaya