Curi Pisang dan Peralatan Pancing, Begini Nasib Warga Tulungagung

Share this :

Tulungagung, koranmemo.com – Kedok SI (42) warga Kecamatan Tanggunggunung Tulungagung akhirnya terbongkar pasca diamankan polisi usai mencuri delapan tundun pisang milik warga Kecamatan Besuki.

Rupanya selain mencuri delapan tundung pisang, sebelumnya ia juga mencuri beberapa peralatan untuk mencari ikan milik SA (49) warga Desa Besole Kecamatan Besuki. Akibatnya SA mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

Kapolsek Besuki, AKP Sumaji mengatakan, pencurian alat kelengkapan perahu untuk mencari ikan itu terjadi pada 13 Juni lalu di sekitar Pantai Popoh Tulungagung. Kasus itu terbongkar setelah SI diamankan usai mencuri delapan tundung pisang milik warga. “Untuk lokasinya (peralatan yang dicuri) ada di dalam rumah dan diatas perahu,” ujarnya.

Pencurian alat kelengkapan perahu itu, lanjut Sumaji, diketahui SA setelah ia kembali menuju perahunya usai menguras air yang ada dalam perahu. Dia kaget setelah melihat beberapa alat miliknya, diantaranya genset, pompa air, aki dan beberapa peralatan lainnya hilang. Akibatnya, ia mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp lebih dari 26 juta. “Selain di perahu beberapa peralatan di rumahnya juga hilang,” imbuhnya.

Laporan itu, kata Sumaji bermula ketika SA mendengar kabar tertangkapnya SI atas dugaan pencurian pisang. Kepada petugas pelaku mengaku selain mencuri pisang tersebut, ia juga mengambil beberapa perlengkapan perahu untuk mencari ikan milik SA. “Kami masih mendalami kasus ini. Selain dugaan pencurian itu, pelaku juga diduga melakukan pencurian peralatan tersebut,” pungkasnya.

Reporter : Cahyo Syamhuda

Editor : Achmad Saichu