Curi Motor di Halaman Masjid, Dua Residivis Dibekuk

Sidoarjo, koranmemo.com – Dua residivis pencuri motor di halaman masjid dibekuk Reskrim Polresta Sidoarjo. Mereka adalah:  Jakfar Sodik (32) warga Dusun Benangkah Empat, Desa Kebalan Timur, Kecamatan Bruneh Bangkalan, Maduru dan M. Basir (28) warga Tambak Piring Barat (PJKA), Surabaya yang saat ini kost di Desa Ketajen Gedangan, Sidoarjo.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Muhammad Harris mengatakan, dua pelaku curanmor yang berhasil diamankan adalah residivis. Pasalnya, keduanya baru saja keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) pada bulan kemarin dengan kasus yang sama.

“Sebenarnya kedua tersangka ini baru keluar dari LP, namun tidak jera malah kembali kambuh melakukan perbuatannya,” ucapnya pada awak media di Mapolresta Sidoarjo, Kamis, (19/10/2017).

Dalam melakukan aksi kejahatannya kedua tersangka tergolong rapi yakni sudah mempersiapkan baik sarana maupun prasarananya. Selain itu, dengan cara memantau motor korban yang lupa menutup lubang pengaman kuncinya.

“TKP pertama di perumahan Angrek Mas, di Desa Buduran. Berawal mencuri sepeda motor yang kuncinya dalam kondisi tidak tertutup, setelah berhasil, kemudian tersangka memasukkan kunci palsu, lalu sepeda motor dibawa kabur,” terang perwira dengan satu melati di pundaknya tersebut.

Lebih lanjut Harris mengatakan, aksi pencurian kedua meraka lakukan di dua tempat. Yang pertama di halaman Masjid Al-Millah Perum Pondok Jati, Desa Buduran, dan TKP berikutnya di halaman Masjid Al-Ikhlas Perum. Gebang Kecamatan Kota Sidoarjo.

“Menurut pengakuan tersangka, hasil curiannya berupa sepeda motor berjenis matik yakni Honda Beat. Hasilnya dijual seharga Rp 3 juta,” tambah Harris.

Harris menuturkan tersangka tidak sendirian, hasil kejahatannya dibawah oleh M. Basir, temannya.

“Dalam waktu singkat tersangka lain (M. Basir, Red) langsung kami lakukan penangkapan, kebetulan sepeda motor hasil curian sedang dipakai oleh tersangka,” tutur mantan Kapolsek Simokerto tersebut.

Karena perbuatan kedua tersangka melawan hukum, maka akan dijerat dengan pasal 363 ayat 1 ke 4e dan 5e KUHP tentang tidak pidana pencurian dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Reporter: Yudhi Ardian

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.