Curi Kotak Amal, Penjual Cireng Diamankan

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com – Warga dan takmir Masjid Al-Barokah Dusun Miren Desa Sidoharjo Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk kini bisa bernafas lega. Sebab, Kus (35) warga Dusun Tegalrejo Desa Jati Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri, pencuri kotak amal masjid yang meresahkan ini sudah diamankan Unit Reskrim Polsek Warujayayeng.

“Yang bersangkutan adalah residivis dalam kasus yang sama tahun 2015 ditangani Polsek Pelemahan Polres Kediri,” ujar Iptu Pujo Santoso Kanit Reskrim Polsek Warujayeng mendampingi Kapolsek Kompol Edy Hariadi, Rabu (29/1/2019).

Pujo mengungkapkan, diringkusnya pelaku berawal pada Sabtu (26/1/2019) sekitar pukul 08.30 WIB. Waktu itu, pelaku datang ke Masjid Al-Barokah Dusun Miren Desa Sidoharjo Kecamatan Tanjunganom dengan mengendarai satu unit sepeda motor berjualan cireng.

Setelah sampai di lokasi saat situasi sepi, pelaku langsung masuk ke dalam masjid. Selanjutnya pelaku membuka paksa kotak amal dengan cara mencongkel dan mengambil uang yang ada di dalamnya.

Kemudian pelaku keluar dari dalam masjid dan pergi meninggalkan lokasi masjid dengan mengendarai sepeda motornya.

“Saat itu salah seorang saksi melihat pelaku yang terburu-buru hendak meninggalkan lokasi. Karena merasa curiga saksi mendatangi masjid dan di dalam terlihat uang yang berceceran di lantai, dan kondisi kotak amal sudah rusak,” beber Pujo.

Mengetahui uang di dalam kotak amal dicuri orang, sontak saksi meneriakinya dengan sebutan maling, hingga banyak warga yang datang ke lokasi. Kemudian kejadian ini dilaporkan kepada perangkat desa setempat dan diteruskan ke Polsek Warujayeng.

“Dari hasil penyelidikan berdasarkan keterangan para saksi dan barang bukti yang ada, diperoleh indikasi yang kuat bahwa pelaku berinisial Kus, penjual cireng asal Dusun Tegalrejo Desa Jati Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri,” jelas Pujo.

Selanjutnya, Unit Reskrim Polsek Warujayeng bergerak cepat mencari keberadaan terduga pelaku. Akhirnya pada Selasa (29/1/2019) sekitar pukul 23.30 WIB, dilakukan penangkapan terhadap terduga pelaku di rumahnya.

“Dari hasil introgasi ditemukan barang bukti ada pada pelaku dan pelaku mengakui perbuatannya telah mengambil uang kotak amal sebanyak Rp 1.330.000. Saat ini pelaku dalam penyidikan,” ujarnya.

Sementara barang bukti yang diamankan satu kotak amal, alat congkel ban, uang sisa kotak amal sebesar Rp 2,2 juta, uang sisa hasil curian dari pelaku sebesar Rp 101 ribu,
1 unit sepeda motor Suzuki Shogun biru W 3411 NN, tas slempang warna hitam, serta pakaian pelaku yang dipakai saat mencuri.

“Pelaku mengakui melakukan pencurian kotak amal di 6 TKP wilayah Polres Nganjuk. Di antaranya Ngronggot 2 kali, Prambon 1 kali, Pace 2 kali dan Warujayeng 1 kali,” pungkas Pujo.

Reporter : Muji Hartono

Editor : Achmad Saichu