Curi HP Babak Belur Dimassa

Share this :

Tulungagung, koranmemo.com – Hendro (31) warga Dusun Manggar Desa Kunir Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar, Jumat (6/1) sekitar pukul 12.45 WIB nyonyor dimassa oleh warga setelah mencuri di rumah Hartono (53) warga Jl Adil 45 Desa/Kecamatan Ngunut. Tersangka selanjutnya digelandang ke Mapolsek Ngunut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Dari tangan tersangka polisi menyita barang bukti berupa sebuah dosbook hp, nota pembelian hp, sebuah dompet kulit warna coklat berisikan uang tunai Rp 200 ribu, SIM A, SIM C, surat penting milik korban, dan 1 unit sepeda motor Yamaha Mio nopol AG 2672 MI, guna penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Tulungagung AKBP Yong Ferrydjon melalui Kapolsek Ngunut Kompol Supriyanto membenarkan pihaknya telah mengamankan pelaku pencurian. Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan. “Pelaku masih menjalani penyidikan untuk pengembangan kasus,” ujarnya.

Diungkapkan, kejadian ini berawal saat pihaknya mendapatkan laporan dari warga jika telah melakukan penangkapan terhadap pelaku pencurian di Desa Pulosari. Mendapat laporan, pihaknya langsung mendatangi lokasi. “Di sana tersangka sudah babak belur dimassa. Untung saja berhasil kami amankan dari amukan massa yang beringas,” kata Kompol Supriyanto.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan juga penggeledahan terhadap pelaku, lanjut Supriyanto, pihaknya menemukan barang bukti hasil pencurian yang dilakukan di rumah Hartono. Pelaku tidak berkutik dan akhirnya mengakui jika dirinya baru saja melakukan tindak pencurian itu.

“Tersangka ini sudah dimassa ketika akan mencuri di rumah warga di desa Pulosari, tetapi setelah kita amankan ternyata tersangka ini juga telah mencuri di rumah korban Hartono,” jelasnya.

Menurutnya, diduga pelaku merupakan resedivis dan sudah professional karena sudah matang dalam melakukan tidakan kriminal. Buktinya pada saat diintrogasi, pelaku pintar sekali berkelit dan tidak mengakui semua perbuatannya.

Tetapi ketika dicocokkan dengan barang milik korban yang dicui, terdapat kemiripan maka pihaknya sudah dapat menahan pelaku. “Ini sudah pasti resedivis dan dia sudah profesional dan pandai sekali berkelit,” tandasnya.

Dikatakan, pencurian terjadi ketika korban sedang di belakang rumah, pelaku masuk rumah tanpa menimbulkan suara sama sekali, sementara barang yang dicuri terdapat di meja tamu rumah.

Ketika korban selesai mandi barang yang ada di meja tersebut sudah hilang. Korban juga sempat datang ke Polsek Ngunut untuk melaporkan kejadian ini, dan ternyata ada warga yang lapor jika telah mengamankan seseorang telah mencuri di rumah Hartono. “Akibat dari kejadian ini tersangka dijerat dengan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” tegasnya. (yop/dik/Jb)