Cupid, Dewa Cinta yang Sering Muncul Saat Valentine

Koranmemo.com – Selain identik dengan bunga, coklat, boneka dan berbagai macam hadiah romantis lain, hari Valentine yang diperingati setiap tanggal 14 Februari juga identik dengan Cupid. Sosok yang sering digambarkan sebagai anak kecil bersayap dan memiliki senjata berupa panah yang memiliki kemampuan untuk membuat seseorang jatuh cinta.

Cupid yang erat kaitannya dengan masalah percintaan, sering muncul sebagai salah satu tokoh dalam perayaan hari Valentine. Dia adalah dewa cinta yang dipercaya masyarakat Yunani kuno dengan nama Eros, sebelum romawi merubah namanya.

Melansir dari History, cerita mengenai Cupid ini pertama kali ditulis oleh Hesiod, dia menceritakan jika dewa ini lahir dari telur dunia. Namun belakangan ada variasi mengenai silsilah dari dewa satu ini. Beberapa cerita menyebutkan jika Cupid adalah anak dari Nyx dan Erebus, ada juga yang mengatakan Cupid adalah anak dari Aphrodite dan Ares.

Dalam legenda yang menceritakan tentang Cupid, senjatanya yang berupa busur dan anak panah telah mempermainkan perasaan banyak manusia bahkan dewa. Sebuah cerita mitologi Yunani kuno, menceritakan Cupid melepaskan anak panahnya kepada salah satu dewa, Apollo. Akibat terkena anak panah Cupid, Apollo akhirnya jatuh cinta kepada seorang peri bernama Daphne.

Cupid yang telah membuat Apollo tergila-gila kepada Daphne, semakin dipermainkan perasaannya oleh Cupid. Dia menembakan panah timah yang menyebabkan Daphne jijik terhadap Apollo dan menolaknya.

Pada alegori lain, suatu waktu ibu dari Cupid, Aphrodite merasa sangat cemburu kepada Psyche, seorang perempuan yang memiliki paras sangat cantik. Aphrodite akhirnya meminta anaknya, Cupid untuk membuatnya mencintai seorang monster. Tapi karena kecantikannya, Cupid malah jatuh cinta dengan Psyche dan menikahinya. Namun dalam pernikahannya ada satu pantangan yang tidak boleh dilanggar oleh Psyche, dia tidak boleh melihat wajah Cupid.

Setelah waktu yang lama, keingin tahuan Psyche terhadap wajah Cupid menjadi semakin tinggi, dia mencuri pandang untuk melihat wajahnya sekilas yang menyebabkan Cupid sangat murka dan pergi meninggalkan Psyche sendirian. Psyche yang benar-benar mencintai Cupid akhirnya menjelajahi seluruh dunia hingga akhirnya bisa bersatu kembali dan dihadiahi keabadian.

Reporter: Ahmad Bayu Giandika

Editor: Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date