Cuaca Panas di Arab, CJH Diimbau Jaga Kesehatan

Jombang, koranmemo.com – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang mengimbau para calon jemaah haji (CJH) menjaga kesehatan menjelang pemberangkatan ke tanah suci pertengahan agustus mendatang. Ini karena suhu panas di Arab yang berbeda jauh dibanding dengan tanah air.

“Kami mengimbau kepada para CJH menjaga kesehatan. Sebab kesehatan menjadi modal utama saat pelaksanaan haji, mulai berangkat sampai menjalankan tahapan-tahapan ibadah haji di sana (Arab, red),” kata Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kantor Kemenag Jombang, Emy Chulaimi saat diwawancara wartawan, Jumat (13/7).

Pihak penyelenggara, lanjut Emy pada saat bimbingan manasik haji juga memberikan wawasan melibatkan dokter yang ditunjuk Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, ditambah dokter-dokter yang pernah tergabung dalam TKHI (Tim Kesehatan Haji Indonesia), untuk berbagi tips bagaimana menghadapi suhu panas saat ibadah haji.

“Apa-apa saja berdasarkan keilmuan dan pengalaman disampaikan kepada CJH saat pembukaan bimbingan manasik kapan hari. Jadi narasumber berbagai pengalaman dan saran apa saja yang harus dilakukan ketika CJH menghadapi cuaca ekstrim,” ungkapnya.

Masih menurut Emy, sisi lain hasil dari evaluasi penyelenggaraan haji tahun lalu, tas para CJH saat ini telah terpasang roda sehingga lebih mudah saat dibawa.

“Koper sudah dipasang roda. Dulu koper membawanya ditenteng dan sekarang bisa digeladak. Kedepan, target pemerintah akan memasang QR-Code (barcode) pada gelang yang berisi data CJH. Gunanya nanti untuk melacak CJH yang tersesat,” pungkas Emy.

Sementara, dari data Kemenag Jombang, CJH asal Jombang pada tahun ini berjumlah 1.115 orang.  Mereka akan terbagi dalam 3 kelompok terbang (kloter), yakni kloter 78 yang berangkat pada 12 Agustus serta kloter 79 dan 80 yang akan berangkat pada 13 Agustus.

Reporter : Agung Pamungkas

Editor : Della Cahaya Praditasari

Follow Untuk Berita Up to Date