Cermati Penggunaan Dana BOS SMK

Kediri, koranmemo.com – Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur (Jatim) wilayah Kota dan Kabupaten Kediri, turut memantau penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) jenjang sekolah menengah kejuruan (SMK). Pasalnya, dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Republik Indonesia (RI) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Reguler, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Kasi SMK Cabdindik Provinsi Jatim wilayah Kota dan Kabupaten Kediri, Sidik Purnomo mengatakan, sekolah harus mencermati penggunaan dana BOS yang diberikan oleh Pemerintah Pusat. Dari 11 poin penggunaaan dana BOS, setidaknya ada empat poin yang benar-benar harus diperhatikan. “Karena, tujuan adanya dana BOS, sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan,” jelasnya, Kamis (7/11).

Empat poin yang harus diperhatikan di antaranya Pengembangan Keprofesian Guru dan Tenaga Kependidikan, serta Pengembangan Manajemen Sekolah; Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Sekolah; Pembelian Alat Multi Media Pembelajaran; dan Penyelenggaraan Kegiatan Uji Kompetensi Keahlian, Sertifikasi Kompetensi Keahlian dan Uji Kompetensi Kemampuan Bahasa Inggris Berstandar Internasional.

Sementara ini, lanjutnya, SMK baik di Kota maupun Kabupaten Kediri sudah menerima dana BOS hingga triwulan ketiga. Dana BOS tersebut dibagikan kepada sekolah negeri dan swasta, sedangkan triwulan keempat masih dalam proses hingga nantinya akan diberikan kepada masing-masing sekolah.

Berdasarkan laporan penyaluran pada laman resmi Kemendikbud, bos.kemdikbud.go.id, di Kota Kediri ada tiga SMK Negeri yang memperoleh Dana BOS. Pada triwulan pertama dan ketiga, masing-masing mendapat dana BOS total Rp 1.616.320.000 dan triwulan kedua memperoleh Rp 3.232.640.000.

Bagi SMK swasta di Kota Kediri yang berjumlah 20 sekolah, pada triwulan pertama dan ketiga masing-masing memperoleh dana sebesar Rp 3.412.480.000 dan pada triwulan kedua memperoleh sebesar Rp 6.824.960.000. Dana yang diterima tiap sekolah berbeda tergantung jumlah siswa, karena perhitungan alokasi adalah jumlah siswa dikalikan Rp 1,4 juta.

Sementara SMK Negeri di Kabupaten Kediri yang berjumlah 6 sekolah, pada triwulan pertama dan ketiga masing-masing memperoleh dana total Rp 2.051.840.000 serta pada triwulan kedua memperoleh Rp 4.103.680.000. Untuk SMK swasta berjumlah 45 sekolah, triwulan pertama dan ketiga masing-masing memperoleh Rp 4.625.920.000 serta pada triwulan kedua memperoleh Rp 9.251.840.000.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date