Cemburu, Emak-emak Aniaya Tetangga

Kediri, koranmemo.com — Meskipun sudah berusia kepala lima, dua wanita paruh baya warga di Kabupaten Kediri terlibat pertengkaran, Jumat (14/2). Akhibatnya, salah satu di antaranya harus diamankan oleh pihak kepolisian setempat sedang yang satunya mengalami luka-luka.

Diketahui, kedua wanita yang terlibat pertengkaran itu adalah Katiyem (53) dan Sukesi (52). Mereka sama-sama warga Dusun Tambak Wirang Desa Sidowarek, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri.Kapolsek Plemahan, AKP Suharyanta melalui Kasi Humas Polsek Plemahan Aipda Andhik Susilo mengatakan, kejadian tersebut berawal saat Katiyem tiba-tiba mendatangi rumah Sukesi sambil mengolok-olok. Sukesi yang pada saat itu kaget langsung ke luar rumah.

Dari keterangan beberapa saksi, keduanya terlibat perselisihan dan pertengkaran lantaran terjadi perselingkuhan. “Diduga, penyebabnya pertengkaran hingga terjadi penganiayaan ini, suami Katiyem ini berselingkuh dengan Sukesi,” ucapnya.

Katiyem, lanjutnya, yang tidak puas memaki-maki, segera mendekati dan memukul Sukesi menggunakan sutil (alat penggorengan). Tak hanya memukul dengan sutil, Katiyem memukul Sukesi dengan tangan kosong hingga akhirnya Sukesi mengalami luka.

“Dari kejadian tersebut, akibatnya korban mengalami luka pada kepala bagian atas robek, luka di bagian bawah mata, dahi, dan tangan,” imbuhnya.

Perkelahian dua tetangga itu akhirnya dapat dilerai. Namun, Sukesi yang mengalami luka tidak terima oleh perbuatan Katiyem. Sukesi yang menjadi korban penganiayaan akhirnya melaporkan Peristiwa yang dialaminya ke pihak Polsek Plemahan.

Katiyem akhirnya diamankan oleh personel Unit Reskrim Polsek Plemahan, karena telah menganiaya Sukesi. “Pelaku kami amankan dan beserta barang bukti. Korban juga dilakukan visum. Saat ini pelaku kami mintai keterangan guna penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu
Editor Achmad Saichu

 

Follow Untuk Berita Up to Date