Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkot Surabaya Dirikan Posko di Luar Balai Kota

Share this :

Surabaya, koranmemo.com – Berbagai kebijakan dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19). Selain menerapkan protokol kesehatan di kantor Balai Kota dengan menjaga jarak 1 meter, dan tiap pegawai diwajibkan untuk menggunakan masker, juga mendirikan posko darurat di luar Balai Kota.

“Kami berlakukan pendirian posko manfaatnya untuk berkoordinasi bersama jajaran. Jadi, mengapa kami dirikan posko berupa bangunan tenda berada di luar, karena kalau memakai posko dalam ruangan, dampak coronanya akan lebih besar resikonya,” kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Sabtu (11/4).

Ditambahkan, kalau posko dirikan dalam ruangan lebih-lebih ber AC (air conditioning), maka resiko virus Corona itu akan lebih besar. Sebab, menurut Wali Kota Risma, jika ada orang carrier COVID-19 dan kemudian memasuki ruang ber AC, bisa saja virus tersebut menyebar melalui AC. “Kami antisipasi dalam mencegah hal tersebut dengan cara ini, agar jangan sampai terjangkit virus Corona,”

Wali Kota Risma menyampaikan bahwa, pihaknya lebih memilih bekerja ataupun melaksanakan rapat bersama jajaran di posko di halaman Balai Kota. Dengan menjalankan aktivitas pada luar ruangan, maka risiko tertular virus Corona akan lebih kecil. “Kami terapkan, sementara segala aktivitas dengan melakukan di luar ruangan bertempat di posko ini dapat langsung menembus pancaran sinar matahari, hingga hembusan angin,” tuturnya.

Reporter M Fauzi
Editor Achmad Saichu