Cegah Penyebaran Covid 19: Malam Ini, Polda Jatim akan Bubarkan Kerumunan Massa 

Share this :

Surabaya, koranmemo.com – Tindakan represif akan dilakukan oleh Polda Jatim selama masa darurat Corona Virus Disease (Covid-19) dengan membubarkan kerumunan massa. Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan menegaskan langkah tegas ini akan mulai ini, Senin (23/3). Kendati demikian dia belum menerapkan jam malam, hanya saja ketika ada kerumunan akan dibubarkan.

“Mulai malam ini, Polda Jawa Timur dibantu TNI dan Pemprov Jawa Timur akan berkeliling ke seluruh penjuru kota. Langkah represif ini kami lakukan untuk membubarkan setiap keramaian di tempat hiburan dan kerumunan massa,” tegas Kapolda.Kapolda mengatakan, sebelumnya dia juga telah menggelar video konferensi (vikon) bersama Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, dan Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi mengenai tindakan tersebut. “Kami sudah vikon dengan seluruh Kapolres se-Jatim, Dandim dan juga Bupati Wali kota dan jajaran untuk melakukan pembubaran massa secara bersama mulai malam ini,” imbuhnya.

Tindakan ini dilakukan agar seluruh masyarakat yang tidak berkepentingan tetap tinggal di rumah demi menghindari penularan Covid-19. Seperti diketahui saat ini di Jatim tercatat ada 41 pasien positif corona, 88 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 999 Orang Dalam Pemantauan (ODP). “Kami lakukan tindakan represif membubarkan tempat hiburan yang banyak dikunjungi oleh massa. Untuk malam ini sudah kami mulai, dan ini ke depan polres-polres tadi sudah saya sampaikan untuk melakukan hal yang sama, yakni di tempat hiburan dan juga di tempat umum. Tadi kami sampaikan kami sepakat dengan Panglima (Pangdam) bersama melakukan penertiban ini,” papar Luki.

Tak pandang bulu, siapapun yang berada di luar rumah dan berkerumun dengan masa yang banyak akan diperintahkan untuk pulang ke rumah. “Tadi (kemarin malam) yang di lapangan ada anggota Polri dan anggota TNI, tanpa pengecualian akan kami tertibkan kembali ke rumah dengan keluarga,” tuturnya.

Menurut Luki, langkah yang dilakukan ini memiliki dasar hukum yang jelas yakni, maklumat Kapolri. Untuk itu, Luki berpesan kepada masyarakat untuk mematuhi aturan ini demi terhindar dari penularan virus Corona. “Mendasari maklumat dari Kapolri, jadi kami sudah menyampaikan hukumnya, sudah ada dasarnya. Kami akan melakukan tindakan, apabila ada masyarakat yang memaksa, kami lakukan upaya membubarkan,” ungkap Luki.

Saat disinggung terkait pemberlakukan jam malam, Luki menyebut belum diberlakukan. Namun, pemangku kepentingan terkait akan senantiasa berkeliling dan membubarkan setiap keramaian. “Tidak (ada jam malam) kita tetap melakukan imbauan pembubaran lebih masif dan lebih tegas. Kami sampaikan terkait sampai di desa kita aktifkan poskamling, kita libatkan semua perangkat dari level bawah untuk ikut aktif agar masyarakat tidak keluar dari rumah masing-masing,” pungkasnya.

Reporter : Dhita Septiadarma

Editor :  Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date