Cegah Penyebaran Corona, Warga Dilarang Gelar Hajatan Besar

Share this :

Ponorogo, koranmemo.com –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, tampaknya ogah kecolongan terkait merebaknya Virus Corona (Covid-19) yang terjadi di sejumlah daerah di Madiun raya.  Selain melakukan screening suhu badan di sejumlah jalur perbatasan Bumi Reyog, Pemkab juga melarang warga menggelar hajatan besar.

Hal ini diungkapkan, Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni, usai melakukan pemantuan sejumlah pos screening di jalur perbatasan, Minggu (22/3). Bupati Ipong mengatakan, surat berisikan instruksi pelarangan hajatan nikah dan pengajian itu, telah ia tanda tangani. Dalam instruksi bupati itu, ia menjelaskan warga diminta tidak menggelar hajatan yang mengumpulkan orang banyak.

Hal ini menurutnya, untuk mencegah interaksi langsung warga, khususnya warga dari luar daerah yang datang ke Ponorogo.” Hari ini ( Minggu (22/3).red) saya tanda tangani. Inti melarang warga menggelar hajatan yang mengumpulkan orang banyak. Seperti nikahan atau pengajian,” ujarnya.

Ipong menjelaskan, pelarangan ini berlaku hingga 15 April mendatang. Bagi warga yang nekat menggelar hajatan besar maka ia akan meminta pihak berwenang (polisi.red) untuk membubarkan hajatan tersebut.” Mengingat kondisi saat ini. Kami minta jangan dulu. Tidak ada sanksi, tapi kalau tetap melaksanakan kan saya minta Polisi bubarkan,” tegasnya.Kendati demikian, pihaknya membrikan kemudahan bagi warga yang menggelar hajatan tanpa dihadiri warga luar daerah.” Kalau tidak ada tamu dari luar daerah, dia lapor ke desa. Mungkin ada kebijakan tersendiri agar tetap dilaksanakan,” ungkapnya.

Perlu diketahui, saat ini Satgas Penanggulangan dan Pencegahan Covid-19 Ponorogo, intensif melakukan penyekatan di semua jalur masuk kabupaten Ponorogo. Dengan Screening (pengukuran) suhu tubuh, pengendara yang bukan warga Ponorogo dan memiliki suhu badan diatas 38 derajat diminta untuk kembali. Sedangkan bagi warga Ponorogo akan langsung dirujuk ke Puskesmas terdekat.

Hal ini sendiri, untuk mencegah virus corona masuk ke Ponorogo. Pos filterisasi ini disebar di Mlilir (jalur Madiun-Ponorogo), Danyang (jalur Magetan Ponorogo), Sampung ( Jalur Ploso-Ponorogo), Biting ( Jalur Purwantoro-Ponorogo), Pangkal ( jalur Trenggalek-Ponorogo), dab Wates ( Jalur Pacitan-Ponorogo).

Di Ponorogo sendiri hingga kini, dari 3 Pasien Dalam Pengawasan (PDP), 2 pasien telah sembuh. Sementara jumlah OPD mencapai 39 orang, dan ODR 646 orang. Sedangkan pasien positif 0.

Reporter Zainul Rohman

Editor Achmad Saichu