Cegah Penyebaran Corona, Ini Yang Dilakukan Pemkot Madiun di Perbatasan   

Share this :

Madiun, koranmemo.com  – Pemkot Madiun, memperketat pengawasan di perbatasan wilayah. Upaya ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19. Wali Kota Madiun Maidi mengatakan, pembatasan itu sekaligus untuk mendeteksi siapa saja yang masuk Kota Madiun.

Semua kendaraan yang masuk akan dilewatkan jalan-jalan tertentu. Selanjutnya, kendaraan wajib melewati tenda untuk disterilkan. “Jalan tidak ditutup. Kita tidak lockdown. Tapi akses ke kota kita batasi. Masuk ke Kota Madiun masih bisa, tapi kita persempit. Pembatasan ini penting untuk menjaga kota kita,’’ kata Maidi.

Pembatasan keluar masuk Kota Madiun dilakukan di tiga titik perbatasan dengan dipalang mobil Damkar, dengan penjagaan petugas Satpol dan Polisi.

Yakni, pintu masuk menuju Kota Madiun dari arah Nglames. Masyarakat harus berbelok ke kanan menuju jalan Ring Road Timur. Dari arah Jiwan, Kabupaten Madiun juga harus berbelok ke kiri menuju Ring Road.

Kemudian, perbatasan dari arah Ponorogo tepatnya ditraffic light Te’an wajib belok kanan di jalan DI Panjaitan. “Ada tiga titik, dari arah Nglames, dari Jiwan dan dari arah Ponorogo,” kata Kasat Lantas Polres Madiun Kota, AKP Budi Cahyono.

Pemberlakuan ini, jelasnya, diterapkan pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu, mulai pukul 10.00 Wib, sampai pukul 14.00 Wib. Sementara malam hari dimulai pukul 19.00 Wib sampai dengan 23.00 Wib. “Ini untuk memutus rantai penyebaran virus corona,” ujarnya.

Reporter M.Adi Saputra/Juremi

Editor Achmad Saichu