Cegah Klaster Pasar, Pedagang dan Pengunjung Pasar Kras Di-rapid

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Sebanyak 120 pedagang dan pengunjung pasar Kras, Rabu (16/9) pagi menjalani rapid test di Pasar Kras. Rapid test ini koordinasi antara Dinas Perdagangan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri. Rapid test ini akan terus berkelanjutan ke seluruh pasar di Kabupaten Kediri dengan waktu berbeda.

Pelaksanaan Rapid test juga berkoordinasi dengan tim Gugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid 19 Kabupaten Kediri. Sebelumnya petugas Dinkes dan Dinkes Kabupaten Kediri melakukan rapid test di pasar sayur Pare. 18 Pasar dengan 7000 pedagang akan dilakukan rapid test.

Drh. Tutik Purwaningsih Kepala Disdag Kabupaten Kediri mengatakan, rapid test dilakukan untuk pengunjung pasar agar mengetahui apakah ada yang terpapar Covid 19 atau tidak. Biasanya hasil rapid test diketahui empat hari kemudian dan jika ada yang positif tentu petugas akan mengkarantina yang terpapar Covid 19.

“Kita upayakan maksimal untuk seluruh pedagang di pasar di wilayah Kabupaten Kediri mau melakukan rapid test. Ini upaya cegah tangkal penyebaran Covid 19 klaster pasar. Jika pedagang dan pengunjung ingin sehat tentu harus memperhatikan dan menerapkan protokoler kesehatan secara ketat dan tidak main,” ujarnya.

Ditambahkan Tutik, pedagang dalam melayani pembeli harus mengenakan masker dan bisa juga mengenakan sarung tangan karet. Ini lebih menjaga keamanan diri dari Covid 19 dan pedagang ataupun pengunjung tidak meremehkan Covid 19. Tutik berharap pedagang dan pengunjung pasar mau ikuti test rapid ini.

“Pasar merupakan tempat transaksi dan berkerumun pedagang dan pengunjung dari berbagai daerah. Karena kita tidak ingin terjadi kasus di pasar kita meminta kesadaran pedagang bersedia untuk rapid test. Disdag dan Dinkes akan berkelanjutan melakukan rapid test di 18 pasar di Kabupaten Kediri,” imbuhnya.

Reporter Bakti Wijayanto
Editor Achmad Saichu