CB Nyawiji Pecahkan Rekor MURI

Share this :

Nganjuk, Koranmemo.com – Kabupaten Nganjuk kembali membuktikan prestasinya di kancah nasional. Kali ini gebrakan di dunia otomotif ditorehkan dengan pencatatan sejarah di Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai penyelenggara konvoi motor klasik CB terbanyak. Pecinta motor CB seluruh Indonesia sekaligus menjadi saksi deklarasi Bumi Anjuk Ladang sebagai “Kota CB Nasional”.

Perwakilan MURI di lokasi menjadi saksi pemecahan rekor yang sangat spektakuler. Dari yang semula hanya diusulkan sebanyak seribu motor CB untuk pemecahan rekor, ternyata setelah diklarifikasi dan diverifikasi secara langsung oleh perwakilan MURI di lapangan menyentuh angka 3.531 motor CB.”Karsa, karya dan prestasi ini sangat luar biasa sekali. Piagam penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia nomor 9177 MURI September 2019 dianugerahkan kepada CB Nganjuk Bersatu, bapak H. Novi Rahman Hidayat S.Sos., MM., atas prestasinya sebagai premakarsa dan penyelenggara konvoi motor klasik CB terbanyak 3.531. Jakarta, 21 September 2019, tertandatangan Dr. Jaya Suprana, dengan bangga kami serahkan,” ungkap perwakilan MURI ketika menyerahkan penghargaan di atas panggung.

Bupati Novi dalam sambutan menyampaikan rasa bangga serta syukurnya atas pencatatan rekor yang baru saja diperoleh Kabupaten Nganjuk. Dengan semangat ia mengajak pecinta motor CB seluruh Indonesia untuk menjadikan momen ini sebagai ajang pemersatu bangsa.

“Kita tercatat di rekor MURI dengan 3.531 motor CB, itu belum yang di luar (stadion), belum yang di jalanan, semua tumpah jadi satu di sini ada lebih dari sepuluh ribu dulur kita berkumpul. Kita jadikan CB sebagai alat persatuan bangsa, setujuuu,” teriaknya penuh semangat disambut tepuk tangan ribuan orang di dalam stadion.

Mas Novi, sapaan Bupati Nganjuk, tak lupa menyapa pecinta CB yang berasal dari luar daerah. “Saya bangga, mana suaranya Bali, Kalimantan, Jawa Tengah, Lampung, dari manapun kita semua ada di sini. Kita sama satu jiwa yaitu NKRI. Kita sama satu semangat, seduluran dalam rangka CB Nusantara,” ujarnya.

Usai menerima piagam penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia, Mas Novi melanjutkan dengan penandatanganan deklarasi Kabupaten Nganjuk sebagai “Kota CB Nasional”. Ia meminta setelah deklarasi tersebut, agar semua pihak nyawiji menjadi satu tanpa ada perpecahan.

“Hari ini, Sabtu, 21 September 2019, (piagam deklarasi) saya tandatangani sebagai kepala daerah bersama Ketua CB Nganjuk, Abah Qoyum, bersama-sama mendeklarasikan Kabupaten Nganjuk sebagai kota CB nasional,” tuturnya disambung melakukan tanda tangan piagam bersama Abah Qoyum.

Sementara itu, Ketua CB Nganjuk Bersatu, Abah Qoyum mengatakan rekor MURI ini merupakan impian yang telah lama terpendam. Ia merasa sangat bersyukur akhirnya impian tersebut berhasil direalisasikan berkat dukungan penuh dari pemerintah daerah.

“Ini (MURI) impian saya selama ini, alhamdulillah bisa tercapai. Waktu dipanggil bapak Bupati Novi untuk membahas hal ini, hati saya trenyuh sampai menangis. Semoga setelah ini CB Nganjuk semakin membaik,” katanya sembari menahan tetes air mata. (adv)

Reporter Andik Sukaca

Editor Achmad Saichu