Dua Bulan Dibuka, Geliat Candi Penataran Blitar Mulai Meningkat

Share this :

Blitar, koranmemo.com – Sejak dibukanya wisata Candi Penataran pada 1 September 2020 yang lalu, Jumlah wisatawan secara berangsur meningkat.

Objek Wisata yang berlokasi di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar itu juga sempat ditutup karena Pandemi Covid-19.

Menurut Zaenuri, Juru Pelihara Candi Penataran, pada masa awal dibukanya kembali pada awal September, pengunjung yang datang untuk berwisata di Candi Penataran tidak terlalu ramai bahkan bisa dihitung dengan jari.

“Terhitung sejak awal buka sampai sekarang itu kan kurang lebih hampir 2 bulan ya, yang jelas ada peningkatan sedikit-sedikit,” katanya, Selasa (20/10).

Jumlah pengunjung pada bulan awal pembukaan candi hanya sekitar jumlah 200 sampai 300 wisatawan. Menurutnya itu adalah faktor dari adanya Covid-19.

“Mungkin karena ada Covid-19, jadi banyak masyarakat yang masih takut dan was-was untuk datang ke tempat umum,” tambah Zaenuri.

Baca Juga: Polres Blitar Kota Kirim Personel Amankan Unras di Malang

Masuk Oktober, jumlah wisatawan mulai meningkat di angka 400 sampai 500 bahkan lebih. Menurutnya, peningkatan jumlah wisatawan tersebut bisa dilihat di hari tertentu saja, terutama pada hari libur kerja yakni Sabtu dan Minggu.

“Wisatawan yang datang bukan cuma dari Blitar, tapi ada juga dari luar daerah. Contohnya Malang, Kediri, Jombang dan Mojokerto pun ada,” tambahnya.

Selain itu, karena masih berada di masa pandemi Covid-19. Pengunjung yang datang diwajibkan untuk mematuhi protokol Kesehatan. Seperti memakai masker dan mencuci tangan sebelum masuk area Candi Penataran serta bersedia untuk dicek suhu tubuhnya.

Baca Juga: BEM Malang Raya Komitmen Tak Ikut Serta Aksi Susulan Tolak UU Cipta Kerja

“Kami lakukan kontrol setiap saat menggunakan megaphone, berkeliling memberikan himbauan kepada pengunjung untuk menggunakan masker secara benar,” tegas Zaenuri.

Dia mengaku, itu dilakukan untuk menjaga kenyamanan dan ketentraman bersama.

reporter: saifudin/abdul aziz wahyudi
Editor: Della Cahaya