Cabdindik imbau Sekolah Maksimalkan PIP

Share this :

Kediri, koranmemo,com — Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur (Jatim) wilyah Kota dan Kabupaten Kediri mengimbau lembaga pendidikan jenjang SMA dan SMK sederajat untuk memaksimalkan Program Indonesia Pintar (PIP). Selain siswa mendapat bantuan dana dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim seperti biaya penunjang operasional penyelenggaraan pendidikan (BPOPP), dana melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) harus dimanfaatkan.

Kepala Cabdindik Provinsi Jatim wilayah Kota dan Kabupaten Kediri, Sumiarso mengatakan, meskipun siswa mendapat bantuan dana untuk membayar SPP selama menempuh pendidikan di SMA sederajat, namun bagi siswa yang mempunyai permaslahan ekonomi masih memerlukan biaya untuk memenuhi keperluan sekolah lainnya.Dengan demikian, Cabdindik mengimbau sekolah supaya memperhatikan siswa yang kurang mampu untuk tetap mendapat bantuan dana dari Pemerintah melalui PIP. “Kan keperluan sekolah tidak hanya biaya SPP, tapi siswa juga memerlukan buku atau penunjang lainnya. Dengan memaksimalkan KIP yang dimiliki siswa, harapannya mereka terbantu,” ujarnya, Kamis (12/9).

Sekolah, lanjutnya, juga dapat mendampingi siswa jika merasa kesulitan dalam pengajuan KIP. Memang untuk memperoleh KIP, siswa tidak diperoleh secara langsung. KIP tersebut melalui beberapa proses dari koordinasi sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan data dari Dinas Sosial (Dinsos). Siswa dapat mengajukan melalui kelurahan atau desa dan pihak sekolah mengajukan nama siswa yang bersangkutan.

Meskipun demikian, tidak semua siswa mendapat dana bantuan KIP, namun siswa yang memenuhi syarat dari Dapodik dan Dinsos akan memperoleh dana yang ditransfer langsung ke rekening masing-masing siswa. “Untuk penyaluran dana secara langsung dan by name. Tujuannya, dana tersebut bisa tepat sasaran. Kami dari Cabdindik, juga melakukan pengawasan, jika sudah waktu pencairan tapi belum diambil, kami akan berkoordinasi dengan pihak sekolah,” tuturnya.

Sumiarso juga mengimbau kepada orang tua atau wali murid yang memperoleh dana bantuan dari KIP. Imbauan ini terkait dengan penggunaan dana tersebut, jangan sampai dana disalah gunakan sehingga siswa kesulitan untuk memenuhi keperluan sekolah lainnya. Dana yang diberikan, digunakan untuk membeli sepatu, buku, tas, seragam, ataupun penunjang lainnya.

Dia berharap, dengan memaksimalkan dana KIP, tidak ada lagi siswa kurang mampu tidak dapat sekolah karena kesulitan dana. “Di sini, peran sekolah juga sangat penting. Terutama untuk memberikan sosialisasi kepada orang tua atau wali murid dalam menggunakan dana tersebut. Kami berharap, dana itu dimanfaatkan sebaik mungkin,” imbuhnya.

Dari informasi yang diperoleh Koranmemo.com, dana yang diberikan melalui PIP dari Pemerintah cukup besar. Untuk siswa kelas X dan XI semester genap diberikan dana untuk dua semester sebesar Rp 1 juta. Siswa kelas XII semester genap dan siswa kelas X semester ganjil diberikan dana untuk satu semester sebesar Rp 500.000, dan siswa kelas XI dan XII semester ganjil diberikan dana sebesar Rp 1 juta untuk dua semester.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu
Editor : Achmad Saichu