Buruh Terdampak Covid-19, UMK Kediri Diusulkan Naik

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Kediri sudah menyampaikan usulan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kediri ke Gubernur Jatim melalui Bupati Kediri. UMK Kabupaten Kediri tahun 2020 sebesar 2.008.504,6. Ini ada kenaikan dibanding tahun 2019 sebesar 1. 850. 986, 07.

Untuk tahun 2021 bisa jadi ada kenaikan untuk UMK Kabupaten Kediri.Sebelum bulan Desember bisa dipastikan ada keterangan penetapan UMK Kabupaten Kediri dari Gubernur Jatim.

Sekalipun ada ketetapan dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI bahwa upah tidak akan naik di 2021 namun untuk Jawa Timur tetap ada kenaikan upah minimum untuk Kabupaten dan Kota.

Di Kabupaten Kediri perusahaan yang menerapkan UMK jumlahnya 300 perusahaan dan 50 diantaranya menengah ke atas dengan jumlah karyawan diatas 50 orang. Adanya kenaikan upah merupakan bagian bentuk kepedulian Pemprov Jatim ke pekerja yang selama ini terdampak Pandemi Covid 19.

Dwi Hari Winarno Kepala Disnaker Kabupaten Kediri melalui Yudi Kasi Pengupahan menyampaikan saat ini Disnaker tinggal menunggu penetapan ketentuan UMK 2021 dari Pemprov Jatim. Sebelumnya Disnaker bersama dewan pengupahan telah menyusun laporan usulan kenaikan UMK.

“Sudah kita sampaikan usulan tersebut dan kita sampaikan ke Bupati Kediri. Dari Bupati Kediri ini disampaikan ke Gubernur Jawa Timur untuk ditetapkan besaran upah UMK di tahun 2021. Bisa jadi Desember nanti sudah diketahu berapa besaran upah UMK untuk Kabupaten Kediri,” ujarnya.

Yudi menambahkan pastinya mekanisme usulan kenaikan UMK sudah sesuai dengan prosedur yang ada. Disnaker pada tahap berikutnya akan lakukan evaluasi terkait ada dan tidaknya perusahaan yang melakukan pembayaran upah ke karyawan sesuai ketentuan yang berlaku.

Reporter Bakti Wijayanto
Editor Achmad Saichu