Bursa Pilkada Memanas, Sugiri dan 3 Pejabat Ramaikan Bursa Cabup-Cawabup

Share this :

Ponorogo, koranmemo.com – Jelang 2 bulan pendaftaran resmi di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Ponorogo. Bursa Calon Bupati ( Cabup) dan Calon Wakil Bupati ( Cawabup) dalam Pilkada 9 Desember kian memanas. Ini setelah sejumlah politisi kawakan dan pejabat Ponorogo ikut meramaikan perebutan kursi Katong 1 dan 2 tersebut.

Sugiri Sancoko yang sebelumnya ramai diisukan bakal berlaga dalam Pilkada 2020, akhirnya resmi maju dalam Pilkada tahun ini. Hal ini ditandai dengan pendaftaran Calon Bupati (Cabup) yang dilakukan Mantan Anggota DPRD Provinsi Jatim 2014 di partai sekaligus yakni Demokrat dan Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB), dalam pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati tahap dua ini, Rabu (22/7).

Tak hanya itu, Ketua DPC Partai Demokrat Ponorogo Meseri Effendi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman ( DPU-PKP) Jamus Kunto, dan Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ( BPPKAD) Ponorogo Bambang Tri Wahono ikut menyodorkan diri sebagai Cawabup di PKB yang memiliki 8 kursi dan Demokrat 5 kursi di DPRD tersebut.

Hal ini dibenarkan, Sekretaris DPC PKB Ponorogo Fikso Rubianto. Ia mengatakan Sugiri, Bambang dan Jamus resmi mendaftarkan diri melalui PKB, pada pendaftaran bakal calon tahap 2 ini.

” Kita bukan pendaftaran tahap dua setelah ada perintah dari DPW PKB Jatim. Tadi pagi Pak Bambang dan Pak Jamus, mendaftar sebagai Cawabup. Siangnya pak Sugiri sebagai Cabup,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan Ketua DPC Demokrat Ponorogo Meseri Effendi. Selain membenarkan dirinya maju dalam Pilkada sebagai Cawabup. Ia pun mengamini pendaftaran Sugiri yang maju sebagai Cabup dan Bambang Tri Wahono sebagai Cawabup dari Demokrat.

“Hari ini yang daftar Pak Bambang sebagai Cawabup, pak Giri sebagai Cabup. Serta saya, klo saya Cabup dan Cawabup. Kami membuka lagi karena ada dorongan dari kader untuk membuka pendaftaran. Banyak yang kerumah karena Pak Giiri dan Pak Budi mau daftar,” ujarnya.

Meseri mengungkapkan, saat ini pihaknya masih menunggu turunnya rekom DPP, guna menentukan arah dukungan. Ia berdalih hingga kini belum terbentuk paket ideal dari calon yang sudah mendaftar.

“Selama paket Cabup dan Cawabup nya sudah ada rekom turun. Kalau belum ada nunggu paket dulu,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BPPKAD Bambang Tri Wahono, mengatakan alasanya maju dalam bursa Pilkada tahun ini lantaran hanya ingin mendaftar saja.” Saya daftar di PKB dan demokrat, hari ini membuka pendaftaran singkat, makanya saya cepat-cepat daftar supaya tidak ketinggalan kereta,” ujarnya singkat.

Di tempat terpisah, Sugi Sancoko mengaku alasanya maju dalam Pilkada 2020, lantaran mendapat amanah dari ulama dan kyai di Ponorogo untuk maju dalam Pilkada. Ia pun mengklaim banyak partai yang telah siap mengusungnya dalam Pilkada tahun ini. Sayangnya, ia enggan membeberkan partai mana yang telah merapat kepadanya.

“Intinya 9 kursi terpenuhi. Ditambah PKB dan Demokrat tentu nantinya tambah banyak. Saya tidak bisa bicara ke publik soalnya itu ranahnya ketua partai biar mereka yang memutuskan,” tegasnya.

Diketahui sebelumnya, pada 19 hingga 20 Desember 2019 lalu, sejumlah nama kandidat telah meramaikan bursa Cabup-Cawabup. Mereka yakni calon petahana Ipong Muchlissoni yang maju menjadi Cabup dari PDI- P, PKB, Demokrat, Golkar , Hanura dan Nasdem. Lisdiyarita dan Suhardo yang maju Cabup melalui PDI-P, Agus Khoirul Huda yang maju Cawabup dari PKB, dan sekretaris DPC Demokrat Ponorogo Edi Iswahjudi yang maju menjadi Cawabup dari partainya.

Reporter: Zainul Rohman
Editor: Della Cahaya