Buron 6 Tahun, Pelaku Pembunuhan dan Penganiayaan di Nganjuk Diringkus

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com – Tamat sudah petualangan Suliswanto alias Kantot alias Sakijan (31) warga RT 02/RW 01 Dusun/Desa Katerban Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk, untuk mengelabuhi polisi.

Terduga pelaku pembunuhan terhadap Lukman Tri Utomo (22) dan melukai Cucuk Adri Irawan, yang saat itu berusia 19 tahun, keduanya warga Desa/Kecamatan Lengkong pada Selasa (16/12/2014) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB silam, akhirnya diringkus Tim Macan Wilis Satreskrim Polres Nganjuk.

“Kantot ditangkap Tim Macan Wilis pada Rabu (18/3) sekitar pukul 10.20 WIB, di jalan area persawahan wilayah Desa Katerban Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk,” ujar Iptu Nikolas Bagas Yudi Kurnia Kasatreskrim Polres Nganjuk, Kamis (19/3/2020).

Nikolas menjelaskan, pelaku sebelumnya pernah hengkang ke Kalimantan pasca-kejadian penganiayaan pada 2014 silam. Setelah dirasa aman, dia pulang kampung dan bekerja sebagai buruh tani.

“Yang bersangkutan saat kejadian membonceng pelaku lainnya, dan turut serta melakukan penganiayaan terhadap dua korban di jalan raya Lengkong – Kertosono tepatnya Dusun Gareman Desa Babadan Kecamatan Patianrowo,” ungkapnya.

Nikolas mengatakan, dalam kejadian tersebut 6 orang (termasuk Kantot) ditetapkan sebagai tersangka. Tiga orang di antaranya sudah inkrah, dan 2 lainnya buron. “Kami masih berupaya mencari yang dua itu,” tukasnya.

Informasi yang dihimpun koranmemo.com, dua pemuda tersebut telah dianiaya oleh 8 orang dengan mengendarai 4 sepeda motor di jalan raya Desa Babadan Kecamatan Patianrowo, Selasa (16/12/2014) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB silam.

Akibatnya, Lukman Tri Utomo tewas di tempat kejadian dengan luka pada bagian belakang kepala dan rahang kanannya pecah akibat sodokan benda tumpul. Sedangkan Cucuk Andri Irawan menderita luka pada kepalanya akibat dihantam batu.

Kedua korban yang kala itu berboncengan sepeda motor Honda Mega Pro hitam nopol AG 3609 XP berpapasan dengan 4 sepeda motor yang dikendarai oleh 8 orang secara berboncengan di jarak 100 meter sebelah utara perempatan Dusun Gareman Desa Babadan Kecamatan Patianrowo.

Tidak disangka oleh kedua korban, tiba – tiba sebuah bambu dalam posisi lurus melabrak wajahnya. Tak hayal, sepeda motor yang dikendarai Lukman yang waktu itu membonceng Cucuk menjadi oleng hingga jatuh ke aspal.

Melihat korbannya terkapar dengan wajah penuh darah karena rahangnya pecah, beberapa dari gerombolan yang diduga anggota genk motor itu langsung menghantam kepala bagian belakang Lukman hingga membuatnya tewas di tempat kejadian.

Sementara Cucuk sempat bangkit dan berlari namun kena lemparan batu di kepalanya hingga berdarah.

Reporter : Muji Hartono
Editor      : Achmad Saichu