Buron 22 Hari, Blandong Penganiaya Polhut Dibekuk

Nganjuk, koranmemo.com – Berakhir sudah pelarian Jito alias Lewe (40) warga Desa Tritik Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk. Blandong (pencuri kayu, red) yang pernah menyabet gergaji Tri Mulyono (35) anggota Polhutmob Perhutani KPH Nganjuk ini akhirnya diciduk petugas gabungan Satreskrim Polres Nganjuk dan Polhutmob Perhutani KPH Nganjuk di Pangkalan Bun Kalimantan Tengah.

“Pelaku ini saat akan ditangkap melawan petugas dengan menyabetkan gergajinya dan mengenai pergelangan lengan kiri petugas dan mengakibatkan luka gores  panjang sekitar 5 centimeter dan di kepala sebelah kiri 3 centimeter,” kata AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta saat konferensi pers, Kamis (28/2/2019).Dewa mengungkapkan, kejadian berawal pada Senin (31/12) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu korban bersama dua orang temannya melaksanakan patroli rutin di wilayah hutan wewengkon BKPH Tritik Perhutani KPH Nganjuk.

“Ketika itu, petugas mendapatkan informasi bahwa diduga ada pencurian kayu jati di wilayah petak 54 RPH Tritik. Kemudian tim patroli berangkat menuju petak 54 menggunakan kendaraan patroli Perhutani,” urainya.

Sesampai di tempat kejadian perkara (TKP), petugas mencari sumber suara yang diperkirakan dari pelaku pencurian kayu jati yang sedang melakukan proses pacak kayu (membuat kayu menjadi persegi).

Sejurus kemudian, ada seorang blandong yang belakangan diketahui berjuluk Lewe, akan membawa hasil curiannya. Lantas petugas melakukan penyergapan. Tahu dikepung, pelaku lari ke arah salah satu petugas kemudian berbalik arah lari ke arah korban.

“Mendapati buruannya mendekat, sontak korban melakukan penyergapan. Namun pelaku menyabetkan gergajinya dan mengenai tangan serta kepala petugas. Selanjutnya pelaku melarikan diri dan dapat diringkus di Pangkalan Bun Kalimantan Tengah, setelah buron 22 hari,” bebernya.

Sementara itu, Administratur (ADM) Perum Perhutani KPH Nganjuk, Bambang Cahyo Purnomo mengatakan, angka kasus pencurian kayu atau illegal logging di Kabupaten Nganjuk sempat berada di ranking 6 se-Jawa Timur.

“Tapi, berkat kerja sama serta keberhasilan Kapolres Nganjuk dan jajarannya mengungkap kasus illegal logging, Alhamdulillah sekarang terjadi penurunan kasus. Semoga ke depan semakin kondusif dan aman,” ujarnya.

Reporter : Muji Hartono
Editor      : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date