Bupati Trenggalek Usulkan Ada Rest Area Pemandangan Laut di Jalur Pansela

Share this :

Trenggalek, Koranmemo.com – Proses pengerjaan proyek Jalur Pantai Selatan atau sering disebut Pansela yang menghubungkan antara Kabupaten Trenggalek dengan Kabupaten Tulungagung mulai dikerjakan. Jalur yang membentang hingga 17,78 kilometer tersebut saat ini proses pengerjaannya sudah sampai pada penggalian tanah dan pemetaan trase jalan. Ditargetkan proyek tersebut selesai 2021 nanti.

Dalam rencana kedepannya, disana akan dibangun rest area yang menyuguhkan pemandangan indah menghadap langsung ke laut. “Saat ini kami sedang melakukan survei lokasi, di mana titik yang paling baik untuk digunakan rest area dan agropark-nya,” kata Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin.

Untuk titik yang diusulkan sebagai rest area berada di wilayah Kabupaten Trenggalek. Rest are nanti akan ditempatkan dititik strategis. Nantinya masyarakat dapat melihat pemandangan laut lepas di rest area tersebut. “Jalannya berada di ketinggian sehingga orang yang melintas bisa menikmati indahnya pemandangan laut dari sisi timur dan barat. Jadi serasa di tanjung,” kata Mas Ipin.

Menurut Mas Ipin, terkait penempatan rest area dan agropark sudah dilakukan koordinasi dengan Perhutani setempat. Pasalnya, lahan yang diusulkan untuk rest area dan agropark itu berada di wilayah milik Perhutani. “Kalau sudah terbangun, ini akan bisa menjadi salah satu destinasi yang premium dan paling bagus di Kabupaten Trenggalek,” imbuhnya.

PPK 2.5 Provinsi Jawa Timur Balai Jalan VIII, Bagus Artamana menjelaskan, jalur Pansela yang dibangun ini memiliki jalan terpanjang yang berada di Kabupaten Trenggalek. Yaitu sepanjang 10,6 km. “Untuk spesifikasinya nanti, badan jalannya 7 meter, dengan bahu jalan 3 meter di kiri dan di kanan. Serta ada saluran 1 meter di kiri dan kanan,” tutur Bagus.

Jalur Pansela itu nantinya akan menghubungkan beberapa destinasi wisata di Trenggalek-Tulungagung. Semisal Pantai Prigi di Trenggalek, dan Pantai Klatak atau Gemah di Tulungagung. Terkait usulan rest area yang ditempatkan di Trenggalek, Bagus turut mendukung usulan tersebut.

“Untuk di Trenggalek ada 78 km jalur yang akan dibangun sampai keseluruhan. Sampai saat ini yang belum terbangun 42 km. (Soal rest area), nanti tinggal diperkuat secara teknis,” pungkasnya.

Reporter : Angga Prasetya
Editor : Achmad Saichu