Bupati Kediri Serahkan 35 SK CPNS Bidan

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Setelah mendapatkan pembinaan dalam rangka persiapan penyerahan SK CPNS Bidan di lingkungan Pemkab Kediri, sebanyak 35 orang bidan menerima SK CPNS dari Bupati Kediri di ruang Chandra Khirana Pemkab Kediri, Rabu (26/6).

Kebijakan pengangkatan bidan sebagai CPNS ini dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 25 Tahun 2018 tentang Jabatan Dokter, Dokter Gigi dan Bidan sebagai Jabatan Tertentu dengan Batas Usia Pelamar Paling Tinggi 40 tahun.

Proses pengangkatan bidan menjadi CPNS tersebut merupakan tindak lanjut MoU antara Pemkab Kediri dengan Kementerian Kesehatan RI, tentang pengadaan CPNS di lingkungan Pemkab Kediri dari PTT Kemenkes yang di dalamnya terdapat daftar nama dan keberadaan Bidan PTT yang masih aktif. Penandatanganan MoU telah dilaksanakan pada bulan Desember 2018.

Kehadiran Bupati Kediri dr Hj Haryanti Sutrisno didampingi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Dr.Mohamad Solikin M.Ap, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Kepala Puskesmas se Kabupaten Kediri dan Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Kediri. Selain memberikan SK, orang nomor satu di jajaran Pemkab Kediri tersebut juga memberikan pembinaan.

Bupati Kediri dr Hj Haryanti Sutrisno mengatakan,  untuk memaksimalkan upaya dalam rangka menurunkan angka kematian ibu hamil dan kematian ibu melahirkan. Mereka pun juga harus tanggap terhadap masalah-masalah yang ada di desa, khususnya masalah kesehatan.

“ Para bidan harus bersyukur karena diangkat menjadi CPNS. Dulu awalnya PTT dengan perjanjian kontrak tidak menuntut diangkat sebagai PNS.

Sekarang dengan diangkat sebagai CPNS adalah anugerah. Pergunakan kesempatan ini sebaik-baiknya dan bekerjalah dengan profesional. Jalankan tugas sesuai aturan dan prosedur yang ada saling koordinasi,” katanya.

Sementara Dr. Mohamad Solikin M.Ap Kepala BKD Kabupaten Kediri mengatakan sebelum pelantikan dan pemberian SK CPNS,selama dua hari  mereka mengikuti pembinaan pegawai yang digelar BKD Kabupaten Kediri. Di Kabupaten Kediri terdapat 35 orang bidan aktif yang rata-rata telah mulai bekerja sejak tahun 2008, bahkan ada yang sejak tahun 2006. Penempatan para bidan tersebar di 20 puskesmas di wilayah Kabupaten Kediri

“Pembinaan pegawai adalah untuk memberikan pembekalan pengetahuan administrasi pemerintahan dan disiplin pegawai. Sehingga peserta dapat memahami hak dan kewajibannya selaku CPNS dan memahami tugas,pokok dan fungsinya (tupoksi) sebagai bidan sekaligus CPNS di lingkup kerja Pemerintah Kabupaten Kediri,” imbuhnya.(adv)

Reporter Bakti Wijayanto

Editor Achmad Saichu