Bupati Kediri Serahkan 1044 SK Kenaikan Pangkat ASN

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Bupati Kediri Kediri dr Hj Haryanti Sutrisno didampingi Joko Suwono S.Sos, M.Ap Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Kabupaten Kediri  menyerahkan 1044 Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat Aparat Sipil Negara (ASN) Pemkab Kediri, di Hall Convention Center (HCC) Simpang Lima Gumul (SLG), Selasa(27/3) pukul 07.30 WIB.

Hadir di acara ini seluruh kabag, jepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan camat. Sebenarnya ada 1046 SK yang diserahkan namun ketika SK ini akan diserahkan kepada yang berhak menerima, satu orang meninggal dunia dan satu orang terkena sanksi disiplin sebagai ASN dari Pemkab Kediri.

SK kenaikan pangkat ini dari 1072 yang diproses dan bisa direaliasikan 1046. Karena ada 24 orang yang saat ini golongan IV C masih dalam proses Badan Kepegawaian Nasional (BKN) pusat. Karena golongan ini masuk kewenangan presiden. Jumlah ASN di Kabupaten Kediri saat ini 10.552 per 27 Maret 2018.

Bupati Kediri dr Hj Haryanti Sutrisno menjelaskan untuk ke enam kalinya memberikan SK kepada ASN di lingkup Pemkab Kediri. SK ini berlaku mulai bulan April namun diberikan pada akhir Maret. Sementara pesertujuan secara teknis untuk 24 golongan IV C di BKN Jakarta dan dan dua minggu ke depan bisa diambil. Untuk mendapatkan gaji ASN yang naik pangkat hari ini bisa di bulan April. Sehingga tidak ada istilah rapelan bagi ASN di Pemkab Kediri.

“Kenaikan pangkat ini merupakan reward dan penghargaan bagi ASN di lingkup kerja Pemkab Kediri. Diharapkan dengan adanya SK ini bisa bekerja semakin baik dan semakin bisa dipertanggungjawabkan pekerjaannya. Untuk akreditasi tenaga fungsional angka kredit lebih ketat lagi. Ini demi kualitas SDM yang bersangkutan,” jelasnya.

Sementara Joko Suwono S.Sos, M.Ap Kepala BKD Kabupaten Kediri mengatakan SK kenaikan pangkat ini bagi golongan IV B,IV A, golongan III, II hingga golongan I. Setiap tahun BKD menyerahkan SK naik pangkat ini antara 9 hingga 10 persen. Kenaikan pangkat ini yang dipenuhi utama adalah masa kerja golongan pangkat sebelumnya.

“Untuk golongan pejabat struktural eselon III dan IV untuk staf naik pangkat setiap empat tahun. Sementara tenaga fungsional akan naik pangkat setiap 2,5 tahun. Penilaian kerja dengan nilai prestasi kerja 75 ke atas adalah baik  sementara untuk 75 ke bawah perlu mendapatkan evaluasi,” jelasnya.

Ditambahkan, pangkat akan mengikuti jabatan karena prestasi capaian prestasi kerja. Untuk pengajuan naik pangkat bagi ASN, pihak BKD akan meminta rekomendasi pada kepala SKPD untuk mengetahui ASN mana saja yang layak naik pangkat. Selanjutnya setelah ada rekomendasi diajukan ke BKD dan diteliti  selama enam bulan sebelum April.

“Untuk yang meninggal dunia ini SK sudah selesai dibuat dan tinggal menyerahkan. Namun yang bersankutan meninggal dunia sehingga dibatalkan. Hal yang sama untuk ASN yang terkena sanksi disiplin SK sudah selesai dibuat dan tinggal menyerahkan. Namun yang bersangkutan terkena sangsi disiplin maka SK dibatalkan,” jelasnya.

Ditambahkan, adanya E-kinerja dan Finger On-line merupakan dua komponen sebagai upaya pendapatan dalam tambahan penghasilan pegawai. Kedua komponen tersebut juga berpengaruh pada kenaikan pangkat dan karier sebagai ASN di Pemkab Kediri.

Sementara Drs.H.Eko Ediono M.Si sekretaris Tim Percepatan Pengembangan Pembangunan (TP3) Kabupaten Kediri menyampaikan kenaikan pangkat adalah amanah dan tanggung jawab besar. Tentunya  menambah wawasan dan kecakapan ASN dalam bekerja.

“Semakin tinggi pangkat di jenjang karier ASN sudah pasti tanggung jawab besar. Harus lebih jujur dan tidak boleh egois dalam kerja tim ataupun sendiri sehingga dalam pelaksanaan kerja di Pemkab Kediri semakin profesional,” katanya.(adv)

Reporter: Bakti Wijayanto

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date