Bupati Kediri Pantau Pelaksanaan UNBK Hari Kedua

Kediri, koranmemo.com – Untuk mengetahui situasi dan kondisi pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP/MTs di Kabupaten Kediri, Selasa (24/4) pagi. Bupati Kediri dr Hj Haryanti Sutrisno memantau UNBK di SMP Negeri I Ngasem. Kehadiran Bupati Kediri didampingi Subur Widono Kepala Disdikpora dan Sutikno Kepala SMP Negeri I Ngasem.

Bupati Kediri dr Hj Haryanti Sutrisno berharap peserta UNBK di Kabupaten Kediri bisa melakukan ujian sesuai jadwal yang ada. Adapun yang sakit sudah ada jadwal khusus  untuk melakukan ujian susulan sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Bupati  berharap peserta bisa lulus 100 persen.

Selama satu jam orang nomor satu di jajaran Pemkab Kediri ini melakukan pantauan ke beberapa ruangan dan di pintu masuk kelas. Bupati memantau kesiapan sarana dan prasarana komputer yang digunakan oleh peserta yang dinilai lancar.Kesiapan adanya genset sebagai antisipasi listrik padam.

“Secara umum kesiapan sarana dan prasarana komputer  peserta dan jaringannya sudah bagus. Kami berharap semua lancar hingga hari akhir pelaksanaan UNBK Kamis lusa. Yang utama pengawas ujian dan peserta ujian harus tertib dan disiplin waktu. Tidak boleh lagi ada kesalahan dalam pelaksanaan UNBK,” katanya.

Sementara Subur Widono Kepala Disdikpora Kabupaten Kediri  berdasar evaluasi hari pertama. Tiga peserta tidak hadir karena sakit masing-masing dari SMP di Gurah karena kecelakaan. Satu siswa lagi tanpa izin dan pencarian orang tuanya. Diduga satu anak ini ikut anak punk.

“ Sedangkan dari Ngadiluwih sakit dan butuh perawatan namun bukan karena kecelakaan. Satu peserta lainnya meninggal karena sakit dan sedangkan satu orang lagi meninggal kecelakaan di SLG beberapa waktu lalu. Dari 21.888 peserta UNBK tingkat SMP dan MTs ini ada 70 peserta yang tidak memberikan keterangan menjelang UNBK. Sehingga kami memutuskan langsung DO,” ujarnya.(adv)

Reporter: Bakti Wijayanto

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date