Bupati Kediri Bersama Khofifah Indar Parawangsa Lepas CJH

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Bertempat di Kantor Muslimat NU Kabupaten Kediri, Minggu (22/7) Bupati Kediri dr Hj Haryanti Sutrisno bersama Dra Khofifah Indar Parawangsa Gubernur Jawa Timur terpilih menghadiri pelepasan calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Kediri. Kehadiran Bupati Kediri didampingi Wakil Bupati Drs.H.Maskuri dan beberapa tamu undangan lainya.

Bupati Kediri dr Hj Haryanti Sutrisno mengatakan hendaknya calon haji Kabupaten Kediri harus benar-benar siap dengan kondisi hawa panas yang terjadi di Mekah.Karenanya harus jaga kesehatan dan tidak banyak beraktivitas yang tidak perlu. Jika keluar maktap harus ada izin dari ketua rombongan dan tidak boleh terlepas.

Bupati menambahkan, yang penting juga harus membawa nama baik Kabupaten Kediri di negeri orang dan nama Kabupaten Kediri harus dijaga. Kesehatan menurutnya, bagian terpenting selama pelaksanaan ibadah haji dan keluar ruangan hanya yang terpenting saja dan harus rombongan.

“Semoga menjadi haji yang mabrur dan semua dalam kondisi sehat saat pulang dan pergi. Untuk pemberangkatan dari Kediri dengan menggunakan bus untuk biayanya di tanggung Pemkab Kediri. Demikian juga saat pemulangan nanti, JCH tidak perlu khawatir dengan transpotasi kepulangan dari Bandara hingga Pemkab Kediri,” katanya.

Sementara Dra Khofifah Indar Parawansa memberikan perhatian penuh kepada CJH Kabupaten Kediri yang sebagian besar Muslimat NU. Terlebih dengan Khofifah Indar Parawangsa adalah Ketua Muslimat NU Propinsi Jawa Timur. Kofifah menyatakan semoga JCH Kabupaten Kediri menjadi haji yang mabrur dan selamat saat berangkat atau balik dari Arab Saudi.

“ Saya sampaikan selamat kepada muslimat NU Kabupaten Kediri yang berangkat haji. Semoga yang hadir di kantor ini semua bisa berangkat haji dan pergi pulang dalam kondisi sehat tanpa kurang suatu apapun. Kita berdoa bersama demi kebaikan seluruh JCH dan Kabupaten Kediri,” katanya.

Dalam pelepasan tersebut, Bupati Kediri, Khofifah Indar Parawangsa, Hj Mudawanah Ketua Muslimat NU Kabupaten Kediri memberikan ucapan selamat dan memasang selempang ibadah haji Kabupaten Kediri yang sebagian besar wanita dan muslimat NU. Selain pelepasan ibadah haji Kabupaten Kediri, di acara tersebut juga dilaksanakan syukuran untuk Kofifah Indar parawangsa sebagai Gubernur Jatim.

Usai acara pelepasan JCH, Kofifah didampingi Bupati Kediri memborong ratusan mukena warna-warni dari Nunik (30) warga Desa Kedungsari Kecamatan Tarokan. Mukena yang dijual seharga Rp 70.000 dan total Nunik mendapatkan 1 juta dari mukena yang diborong oleh Kofifah.

Kofifah juga memborong makanan dan minuman dari pedagang yang menjajakan di seputar area acara. Semua pedagang asongan mendapatkan bagian rejeki dari Kofifah dan barang yang mereka jual  habis diborong Khofifah dan Bupati Kediri di akhir acara pelepasan JCH Kabupaten Kediri 2018.

Sementara 1262 Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Kediri akan berangkat Sabtu (4/8). Rombongan JCH ini terbagi dalam tiga kelompok terbang (kloter). Tiga kloter tersebut, Kloter 54 berangkat pukul 09.00, Kloter 55 berangkat pukul 11.00 dan Kloter 56 berangkat pukul 14.00.Di hari yang sama seluruh JCH ini langsung masuk ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya dan dilakukan pemeriksaan ulang kesehatanya.

Seluruh rombongan berangkat ke tanah suci Mekah Minggu (5/8) pagi dan sampai di Mekah Senin  dini hari. Sementara masing-masing kloter terdapat 450 JCH dengan 1 Tim Pembina Ibadah Haji Daerah (TPIHD) dan tiga orang tim medis. Tahun 2018 ini usia tertua yang naik haji adalah Indasah (76) warga Desa Selodono Kecamatan Ringinrejo.(bak)

Reporter: Bakti Wijayanto

Editor: Achmad Saichu