Bupati Buka Musda Ke-VIII PPNI

Share this :

Diharapkan Jadi Tonggak Menjaga Profesionalitas Perawat

Trenggalek, Memo – Persatuan Perawat Nasional lndonesia (PPNI) Kabupaten Trenggalek menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) yang ke-VIII, di Hotel Bukit Jaas Permai, Sabtu (30/4). Hasil Musda kali ini telah terpilih NS. Donny Sukardi, S.Kep sebagai Ketua PPNI Kabupaten Trenggalek masa kerja 2016-2021.

Bupati Emil pidato dihadapan para perawat kesehatan (Rudy/Memo)
Bupati Emil pidato dihadapan para perawat kesehatan (Rudy/Memo)

Kegiatan tersebut diikuti ratusan peserta yang berprofesi sebagai perawat dari seluruh penjuru Kabupaten Trenggalek. Hadir dalam pembukaan Musda PPNI yaitu Bupati Trenggalek Dr. Emil Elestianto Dardak, Ketua DPRD Trenggalek Samsul Anam, dan beberapa pengurus PPNI Jawa Timur.

“PPNI adalah satu tonggak untuk menjaga kualitas para perawat agar memenuhi standar baik itu pelayanan maupun penanganan,” jelas Emil saat diwawancarai Koran Memo usai membuka acara Musda ke-VIII PPNI Trenggalek.

Lebih lanjut, Bupati muda Trenggalek itu menegaskan jika kepercayaan publik selama ini kepada perawat khususnya di Trenggalek harus terus dijaga. Dengan adanya PPNI ini juga harus bisa menjadi pilar utama dalam hal peningkatan kualitas dan professionalitas profesi perawat di Trenggalek.

“Saya sangat mendukung sekali peran aktif dari PPNI sehingga professionalitas pelayanan perawat di Trenggalek bisa semakin baik dan maksimal,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Musda VIII PPNI Kabupaten Trenggalek, Edi Yuswantoro, S.Kep. Nesmengatakan, Musda bertujuanuntuk menilai pertanggungjawaban Pengurus PPNI Kabupaten Trenggalek periode lima tahun yang lalu, menyusun program kerja, serta memilih Ketua dan Pengurus PPNI Kabupaten Trenggalekperiode lima tahun ke depan.

“Musda kali ini tetap seperti yang sebelumnya, akan ada penilaian terhadap laporan pertanggungjawaban dari pengurus yang demisioner, serta prosesi puncaknya yaitu pemilihan ketua dan pengurus untuk periode yang selanjutnya,” ungkap Edi kepada Koran Memo di sela-sela acara.

Selain itu, Edijuga menambahkan, Musda merupakan pelaksanaan kedaulatan tertinggi organisasi di tingkat kabupaten/kota. Musda Organisasi PPNI yang diselenggarakan setiap 5 tahun sekali untuk menilai pertanggungjawaban Pengurus Kota mengenai amanat yang diberikan oleh Musda sebelumnya, menyusun program kerja kepengurusan dan memilih Ketua dan Kepengurusan.

Melalui Musda PPNI Trenggalek yang ke-VIII, berbagai isu strategis tersebut akan dibahas para peserta.  (Rud /Haz)

Follow Untuk Berita Up to Date