Buntut Aksi Demo Warga Ngelurup, Dewan Minta Satgas Desa Lebih Kooperatif

Share this :

Ponorogo, koranmemo.com – Aksi unjuk rasa yang dilakukan puluhan warga lingkungan Bendungan, Dukuh Njanti, Desa Ngelurup, Kecamatan Sampung, akibat proses pemulangan salah satu warga yang menjadi pasien eks-corona, membuat Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) angkat suara.

Kalangan legislatif Ponorogo ini menilai, kejadian itu akibat kurang kooperatifnya Satgas Covid 19 Desa setempat, dalam mengedukasi masyarakat terkait penanganan pasien dan penanggulangan corona dalam pelaksanaan new normal saat ini.” Jadi ini akibat kurang edukasinya Satgas Desa kepada masyarakat. Jadi saya mengimbau untuk desa dihidupkan kembali satgas desanya, diberikan pemahaman ke warganya melalui arisan atau yasinan,” ujar Ketua Komisi D DPRD Ponorogo Pamuji, Selasa (24/8).

Pamuji juga mengungkapkan, pihaknya langsung melakukan klarifikasi dengan Dinas Kesehatan, pihak Rumah Sakit Umum Muhammadiyah (RSUM) Ponorogo, dan Puskesmas Sampung, terkait kondisi pasien Eks Corona berinisial DH ini. Dari hasil klarifikasi ia mendapat kesimpulan secara klinis pasien telah dinyatakan sembuh, namun menderita lemas saat pulang ke rumah.

“Jadi dari laporan dokter, pasien ini naik ambulan mau pulang itu bisa jalan sendiri, tapi setelah sampai di rumah ternyata harus di bopong. Akhirnya ramai disana, dibawa lagi ke rumah sakit dan protapnya harus dirawat di ruang isolasi tidak mau. Kalau secara klinis pasien ini sudah sembuh dari korona,” ungkap politisi Nasdem Ponorogo ini.

Sebelumnya, puluhan warga lingkungan Bendungan Desa Ngelurup lurug kantor desa setempat dan Puskesmas. Mereka menuntut satgas desa dan puskesmas bertanggung jawab atas kondisi salah satu warganya DH (48)  yang sempat menjadi pasien korona. Pasalnya, saat dijemput 10 hari lalu oleh Satgas, kondisi pasien sehat, namun pulang dengan kondisi sakit. Parahnya, pihak keluarga mengaku pihak Satgas tidak memberi tahu kondisi ibu dua anak ini saat akan dipulangkan dari rumah sakit, Senin (24/8).

Reporter: