Bungkus Sabu Dengan Tisu, Peternak Ikan Ditangkap

Share this :

Jombang, koranmemo.com – Peredaran narkotika jenis sabu-sabu tidak ada habisnya. Meski telah melakukan penangkapan besar-besaran hampir selama 3 bulan, aparat Satresnarkoba Polres Jombang kembali menangkap seorang pemuda yang terlibat dalam peredaran barang terlarang tersebut, Jumat (22/3) sekitar pukul 00.10 WIB.

Pemuda ini berinisial AS alias Hasong (20), warga Kecamatan Badas Kabupaten Kediri. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai peternak ikan ini kedapatan membawa sabu dengan cara dibungkus tisu. Diduga sabu tersebut akan diedarkan. “AS ditangkap di Desa Pulorejo Keca Ngoro Kabupaten Jombang,” kata Kasat Resnarkoba Polres Jombang AKP Mochamad Mukid kepada koranmemo.com, Minggu (24/3) pagi.

Dijelaskan, penangkapan ini bermula dari penyelidikan atas maraknya peredaran sabu-sabu di Kota Santri oleh aparat satreskoba. Dalam penyelidikan, polisi mendapat petunjuk jika ada salah satu warga asal Kediri yang terlibat dalam peredaran sabu tersebut, yang beroperasi di Jombang.

“Jadi setelah kita kantongi identitasnya, AS kami jadikan sebagai TO (target operasi) untuk dilakukan penangkapan. Upaya pengintaian oleh anggota kami dari unit 1 satresnarkoba membuahkan hasil dengan membekuk AS Jumat dini hari,” papar Mukid.

Selanjutnya, setelah dalam penggeledahan ditemukan barang bukti plastik klip berisi sabu dengan berat kotor 0,31 gram yang terbungkus kertas tisu, petugas langsung menggelandang AS untuk dibawa ke kantor satresnarkoba guna menjalani pemeriksaan lanjutan.

“Barang bukti lain uang Rp 20 ribu, sebuah HP merek Vivo berkut SIM-cardnya. AS berperan sebagai pengedar dan diancam Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) UURI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, tentang setiap orang dengan sengaja tanpa hak atau melawan hukum menjual, membeli atau sebagai perantara dalam jual beli, menyimpan, memiliki atau menguasai narkotika golongan I bukan tanaman jenis Sabu,” pungkas Mukid.

Reporter Agung Pamungkas

Editor Achmad Saichu