BUMN Shop di Trenggalek Mulai Tumbuh

Trenggalek, Koranmemo.com – BUMN Shop di Trenggalek mulai tumbuh. Keberadaan layanan one stop service di desa yang menyediakan produk-produk kebutuhan sehari-hari tersebut terus berkembang. Saat ini Trenggalek memiliki Bumdesma Madupapaken di Kecamatan Durenan dan Bumdesma Manggul Wonokerto di Kecamatan Panggul.

Dua Bundesma tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, Selasa (22/10). Diharapkan Bumdesma ini dapat meningkatkan perekonomian desa. Ia meminta pengelolaan Bumdesma bisa dilakukan secara crowdfunding atau urunan sehingga permodalan yang dimiliki menjadi kuat secara finansial, tidak hanya bergantung pada Dana Desa maupun CSR dari BUMN. “Saya tidak merekomendasi untuk individu kaya-kaya sendiri. Dengan Crowdfunding semua bisa merasakan keuntungan dari BUMN Shop ini,” kata Mas Ipin. Proses peresmian dua BUMN Shop perdana dihadiri pelaksana (plt) Direktur Kerja sama dan Pengembangan Kapasitas Ditjen Pengembangan Kawasan Pedesaan, Siswa Trihadi.

Mas Ipin berharap, Bumdesma ini nantinya tidak hanya bergelut di dunia retail, namun merambah di sektor lain seperti toko bangunan, Pertamini hingga homestay. Bahkan untuk mendorong eksistensi BUMN Shop ini, Mas Ipin meminta jajarannya belanja kebutuhan di Bumdesma untuk memenuhi kebutuhan di lingkup Pemkab Trenggalek.

“Saya perintahkan kebutuhan di Pendopo untuk beli dari sini dan koperasi sehingga uangnya bisa kembali dan dinikmati masyarakat. Selain itu BUMNShop ini juga bertujuan untuk mewadahi sekaligus menjadikan ajang promosi produk unggulan yang dimiliki oleh Desa dengan sinergitas bersama,” pungkasnya.

Pelaksana (plt) Direktur Kerja sama dan Pengembangan Kapasitas Ditjen Pengembangan Kawasan Pedesaan, Siswa Trihadi mengatakan, BUMN Shop ini merupakan komitmen dalam mendorong BUMN untuk mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. BUMN berkolaborasi dengan BUMDes dalam rangka memajukan perekonomian masyarakat.

“Banyak manfaatnya, seperti menjadi tempat promosi untuk produk unggulan pedesaan. Keberadaan BUMN Shop diyakini tidak akan mematikan toko kecil di sekitar, malah justru kita ingin ada kerja sama yang baik. Toko-toko sekitar bisa mengambil barang kesini, sehingga ada kerja sama yang saling menguntungkan antara keduanya,” ujarnya.

Selain dua BUMN Shop yang baru diresmikan tersebut, saat ini terdapat tiga BUMN Shop yang siap beroperasi di Desa Dompyong, Pule dan Watulimo.  Jumlah tersebut bakal terus bertambah. Pasalnya saat ini terdapat 30 BUMN Shop lainnya yang sudah mengurus proses dan menunggu administrasi. Diyakini BUMN Shop di Trenggalek bakal bertumbuh pesat.

“Ini hasil kerja sama Bumdesma (Badan Usaha Milik Desa Bersama) dan perusahaan-perusahaan BUMN dengan menggunakan dana CRS (Corporate Social Responsibility) dari BUMN-BUMN,” kata dia saat meresmikan BUMN Shop di Desa/Kecamatan Durenan bersama Bupati Trenggalek.(Adv)

Reporter Angga Prasetiya

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date