BPOM Periksa 40 Sampel Takjil di Alun-alun Ngawi

Ngawi, koranmemo.comBadan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) perwakilan Jatim menyidak penjaja makanan takjil di kawasan Alun-alun Kota Ngawi, Kamis (17/5). Pengambilan sampel makanan secara acak, yang berjumlah 40 sampel untuk dilakukan pemeriksaan secara langsung.

Menurut Budi Sulistyowati, staf Bidang Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen BPOM Jatim pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui apakah takjil mengandung bahan berbahaya atau tidak. Seperti boraxs, formalin, pewarna baju dan methanil yellow. “Hasil pemeriksaan, semua sampel makanan takjil yang kami periksa aman. Artinya layak dikonsumsi,” katanya.Sementara itu dipihak konsumen merasa nyaman dengan kedatangan petugas BPOM d ilokasi penjualan takjil. Sehingga semua makanan yang dijual para pedagang takjil dijamin kualitasnya dan layak dikonsumsi pada saat buka puasa maupun sahur.

Diharapkan pemantauan tersebut secara rutin harus dilakukan jangan sampai BPOM kecolongan.
“Iya senanglah kalau ada petugas BPOM yang datang memeriksa makanan takjil seperti ini. Jadi semua yang kita beli sangat yakin bebas dari bahan berbahaya,” pungkasnya.

Reporter: Dika Abdillah/Juremi

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date