BPOM Jatim Instruksikan Perketat Pengawasan Obat Dan Makanan

Trenggalek, koranmemo.com-Asisten I Sekda Kabupaten Trenggalek Sugeng Widodo, S.H menerima kunjungan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jawa Timur. Kedatangan mereka di Trenggalek bertujuan untuk mensosialisasikan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2017 tentang peningkatan efektifitas pengawasan obat dan makanan, bertempat di gedung Bhawarasa Trenggalek.

Petugas BPOM yang datang mulai Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Jawa Timur, Dra. Hardaningsih, Apt, MHSM, Kabid Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen, Dra. Retno Chatulistiani, Apt, Kabid Pengujian Pangan dan Bahan berbahaya Dra. Edi Kusumastuti, Apt.

Dikatakan Sugeng Widodo bahwa, sosialisasi Inpres ini diikuti oleh beberapa Kepala OPD dengan mengharapkan terciptanya suatu koordinasi yang solid dari beberapa instansi terkait untuk mendukung program peningkatan efektifitas pengawasan obat dan makanan yang ada di Trenggalek, (14/1).

Secara umum Inpres nomor 3 Tahun 2017 mengatur bagaimana berbagai instansi terkait dapat mengambil langkah-langkah sesuai tugas, fungsi, dan kewenangannya masing-masing untuk melakukan peningkatan efektifitas dan penguatan pengawasan obat dan makanan.

“Pasalnya pengawasan obat dan makanan saat ini tidak bisa dilakukan oleh BPOM sendiri, sehingga sangat diperlukan kerjasama sinergis dari lintas sektoral yang bahu-membahu mengawal setiap produk obat dan makanan yang beredar, baik itu sektor kesehatan, perdagangan, perindustrian, dan pertanian,” ungkapnya Jumat (12/1).

Menurutnya,  pengawasan obat dan makanan tentu sangat berkaitan erat dengan ketahanan nasional dalam bidang kesehatan, sosial, ekonomi, dan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dengan beberapa aspek yang ada dia menyatakan pengawasan obat dan makanan tidak bisa dianggap remeh dan mempunyai peran sangat strategis untuk mengawal produk obat dan makanan yang beredar di masyarakat.

“Tanpa penguatan pengawasan yang baik maka dapat memicu timbulnya kejahatan penyalahgunaan obat dan makanan secara ilegal yang dapat membahayakan masyarakat,” tutupnya.

Reporter : Rudi Yuniriyanto

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.