BPKPD Surabaya Terima 12,28 Persen Dari Hasil Pajak Pemprov

Share this :

Surabaya, koranmemo.com – Realisasi pendapatan daerah Kota Surabaya tahun 2020 mencapai 35 persen. Pendapatan tersebut terdiri dari PAD (Pendapatan Asli Daerah), dana perimbangan pusat, serta Pendapatan yang sah seperti halnya, Dana Bagi Hasil (DBH) pajak dari Pemerintah Provinsi (Pemprov).

“Target kami penerimaan tahun 2020 total untuk pendapatan jumlahnya Rp 9,83 triliun. Dan PAD ditargetkan Rp 5,584 triliun. Sedangkan dana perimbangan dari pusat ditargetkan Rp 2,266 triliun. Kemudian, pendapatan sah yang terbesar dari bagi hasil pajak pemerintah provinsi ditargetkan Rp 950 miliar. Hingga hari ini realisasi untuk PAD sebesar 30 persen atau Rp 1,7 triliun. Kemudian dana perimbangan tercapai 37,25 persen atau Rp 844 miliar, serta dari bagi hasil pajak provinsi baru tercapai 12,28 persen atau Rp 116 miliar,” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pajak Daerah (BPKPD) Kota Surabaya, Yusron Sumartono, Senin (15/6).

Menurutnya, untuk merealisasikan target PAD tahun 2020 pihaknya melakukan upaya seperti penagihan kepada Wajib Pajak (WP). Termasuk juga ke beberapa sektor pajak seperti PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) dan BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) yang porsinya paling besar di antara jenis pajak yang dikelola oleh Pemkot Surabaya.

Dia mengatakan, bagi warga merasa kesulitan dalam ekonomi karena dampak Covid-19, BPKPD memberikan fasilitas relaksasi bagi wajib pajak melakukan pembayaran secara mengangsur. Hal ini juga berlaku bagi perusahaan mengalami kendala dalam pembayaran karena dampak Covid-19.

Yusron menambahkan, di sisi lain Pemkot Surabaya harus melakukan kewajiban rutin belanja wajib tidak bisa dihindari. Seperti, pembayaran PJU untuk penerangan jalan umum, hingga perbaikan infrastruktur jalan.

Oleh karena itu lanjut Yusron, penerimaan pajak sangat penting bagi Pemkot Surabaya untuk mendukung pelaksanaan pemenuhan kewajiban itu. “Kami berupaya mengimbau masyarakat membantu Pemkot Surabaya dalam pemenuhan kewajiban bagi para wajib pajak untuk segera pembayaran pajak,” pungkasnya.

Reporter: M Fauzi
Editor: Della cahaya