BPCB akan Lakukan Survei Penyelamatan Situs Sumberbeji

Share this :

Jombang, koranmemo.comUsai mengecek struktur batu bata kuno yang ada di sumber Dusun Sumberbeji Desa Kesamben Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang, beberapa waktu lalu, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan Jawa Timur berencana melakukan survei penyelamatan.

Ini seperti diutakanan arkeolog BPCB Trowulan Jatim, Wicaksono Dwi Nugroho.  Menurutnya, temuan situs Sumberbeji telah dilaporkan ke Kepala BPCB Trowulan Jatim Andi Muhamad Said, dan dimungkinkan untuk dilakukan survei penyelamatan.“Sudah saya sampaikan ke pak Andi Muhamad Said selaku kepala, tentang penemuan ini, termasuk rekomendasi bahwa sangat dimungkinkan dilakukan survei penyelamatan, dan beliau menyetujuinya,” kata Wicaksono kepada wartawan melalui sambungan seluler, Minggu (14/7) sore.

Hanya saja, pengerjaan tersebut, lanjut Wicaksono,bakal dilakukan setelah pihaknya menyelesaikan pekerjaan ekskavasi situs Patakan Lamongan. Setelah itu, baru melakukan survei penyelamatan situs Sumberbeji.

“Jadi baru survei penyelamatan dulu ya.  Kurang lebih selama 5 hari untuk melihat potensi tinggalan di lokasi,” sambungnya.

Setelah proses survei dilakukan dan ditemukan potensi yang cukup luas, maka kemungkinan selanjutnya adalah dilanjutkan pada tahap ekskavasi.

“Kalau survei penyelamatan sifatnya insidental. Kalau tahap ekskavasi sifatnya kita harus menganggarkan dulu.  Namun tentunya ini harus mendapatkan persetujuan pimpinan,” pungkas Wicaksono.

Sebelumnya, struktur batu bata kuno ditemukan di bawah tanah dasar sumber atau sendang di Dusun Sumberbeji Desa Kesamben Kecamatan Ngoro. Pihak BPCB Trowulan Jatim pun telah mengecek struktur batu bata kuno dan merujuk pada tinggalan zaman majapahit.

Reporter: Agung Pamungkas

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date