BPBD Kabupaten Kediri Petakan Wilayah Rawan Longsor dan Banjir, Ini Lokasinya

Kediri, koranmemo.com – Beberapa pekan terakhir, wilayah Kabupaten Kediri diguyur hujan dengan kapasitas sedang hingga lebat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri melakukan pemetakan terhadap wilayah mana saja yang berpotensi terjadi banjir atau longsor.

 

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Kediri Saifudin Zuhri mengungkapkan pada musim hujan, potensi bencana alam seperti longsor, banjir dan krisis air bersih sering terjadi. Pihak BPBD telah melakukan pemetakan wilayah potensi bencana.

 

“Beberapa wilayah di Kabupaten Kediri yang berada di kaki gunung Wilis seperti Kecamatan Mojo, Kecamatan Banyakan, Kecamatan Grogol dan Kecamatan Tarokan merupakan daerah rawan longsor,” ungkap Saifudin, Rabu (13/1/2021)

 

Menurutnya tidak hanya longsor dan pergerakan tanah, Saifudin juga mengimbau agar masyarakat waspada terhadap potensi bencana banjir dan angin kencang selama musim pancaroba. Untuk daerah rawan banjir, BPBD memetakan kawasan terparah ada di delapan Kecamatan.

 

“Kalau untuk daerah banjir terdapat banyak titik. Seperti di Kecamatan Tarokan, Kecamatab Grogol, Kecanatan Banyakan, Kecamatab Mojo, Kecamatan Kepung Kecamatan Pare, Kecamatan Pagu dan Kecamatan Gampengrejo,” tuturnya.

 

Pihaknya telah mempersiapkan beberapa peralatan menghadapi masuknya musim hujan. Bahkan, secara bertahap BPBD Kabupaten Kediri melengkapi segala fasilitas penanganan bencana di musim hujan.

 

Saifudin menambahkan saat ini BPBD Kabupaten Kediri sedang melakukan distribusi air bersih di Desa Besowo, Kecamatan Kepung. Hal ini karena pipa air mengalami kerusakan sehingga warga kesulitan mendapatkan air bersih.

 

 

 

Reporter Nuramid Hasjim

 

Editor Achmad Saichu