Bongkar Sindikat Residivis Pengedar Sabu

Share this :
Inilah ketiga pengedar sabu-sabu yang diringkus polisi (agung-memo)
Inilah ketiga pengedar sabu-sabu yang diringkus polisi (agung-memo)

*Sita 8,77 Gram Sabu dari Surabaya
Kediri, Memo-Aparat satuan reserse narkoba (Satreskoba) Polres Kediri membongkar sindikat pengedar sabu-sabu. Tiga anggota sindikat yang semuanya residivis berhasil ditangkap, Selasa (15/7). Ketiga pelaku yakni Bambang (45) sopir peternakan, warga Desa Tretek Kecamatan Pare, Agus supriyanto (43) peternak ayam, warga Desa Tulungrejo Kecamatan Pare, dan Yuliantoro (38) pedagang, warga Desa Blaru Kecamatan Badas. Sebagai barang bukti, polisi menyita sabu-sabu seberat 8,77 gram dari sindikat tersebut.

Penangkapan tiga pelaku yang dilakukan secara berurutan tersebut bermula ketika polisi yang sedang melakukan penyelidikan tentang peredaran sabu-sabumendapat informasi jika ada seorang residivis bernama Bambangkembali terlibat dalam peredaran sabu-sabu. Dari situ polisi melakukan pemantauan terhadap kegiatan yang dilakukan Bambang. Setelah yakin incarannya akan melakukan transaksi, polisi melakukan penghadangan terhadap yang bersangkutan.

Ketika Bambang sedang melintas di jalan umum  Jombangan dengan mengendarai sepeda motor sekitar pukul 15.00 WIB, polisi langsung menyergapnya. Ketika disergap, Bambang berlagak bingung dan mengelak tuduhan polisi. Namun polisi sudah memegang catatan sepak terjangnya sehingga langsung melakukan penggeledahan. Dari situ, polisi menemukan sabu-sabu seberat 0,25 gramdisaku celananya.

Setelah sabu-sabu ditemukan, polisi menginterogasi Bambang tentang asal barang haram tersebut. Bambang mengaku mendapatkan barang dari Agus Supriyanto. Tidak mau membuang waktu, sekitar pukul 18.00 WIB, polisi berangkat ke rumah Agus. Disitu lagi-lagi Agus berupaya mengelak dari tuduhan polisi.

Tidak percaya begitu saja, polisi memilih menggeledah  Agus dan berhasil menemukan 1,3 gram sabu-sabu yang disembunyikan di saku celana bagian belakang. Kepada polisi, Agus mengaku mendapatkan barang dari Yuliantoro. Tidak mau buruannya lari, sekitar pukul 22.00 WIB, polisi segera menuju ke rumah Yuliantoro. Disitu polisi melakukan penggeledahan dan berhasil menemukan 7,19 gram sabu-sabu yang disimpan dilemari.Selanjutnya, ketiga tersangka berikut barang buktinya dibawa ke Polres Kediri untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.

Dari hasil pemeriksaandiketahui ketiga tersangka pernah berurusan dengan polisi dengan kasus yang berbeda. Tersangka Bambang merupakan residivis kasus sabu-sabu, Agus merupakan residivis kasus pil dobel l, sedangkan Yuliantoro pernah berurusan dengan hukum dengan kasus galian c. Selain itu, dari pemeriksaandiketahui barang-barang tersebut berasal dariseseorang yang telah diketahui identitasnyayang berasal dari Surabaya.

Kapolres Kediri, AKBP Dheny Dariadi melalui Kasat Reskoba Polres Kediri, AKP Siswanto mengatakan jika operasi pemberantasan segala bentuk narkoba terus dilakukan untuk menekan ruang gerak para pengedar. “Ketiga tersangka diringkus secara berurutan. Uniknya, ketiganya merupakan resedivis kasus yang berbeda-beda. Untuk proses hukum selanjutnya, mereka akan dijerat dengan pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun,” terang AKP Siswanto. (gung)