Bobol Rumah Kosong, Untuk Biaya Nikah

Share this :

Sidoarjo, koranmemo.com Moh.Ibrohim (28) warga Ds. Entalsewu Kecamatan Buduran Sidoarjo Jawa Timur berhasil dibekuk SatReskrim Polresta Sidoarjo setelah kedapatan melakukan pencurian di rumah tetangganya yang sedang kosong.

Tersangka yang merupakan spesialis pembobol rumah kosong dan toko ini terbukti melakukan pencurian terhadap korban Ulfa yang tidak lain merupakan tetangganya sendiri.

Pelaku melakukan aksinya saat korban beserta seluruh keluarganya sedang melaksanakan sholat idul Fitri pada tanggal 25 Juni 2017 lalu. Dengan cara membuka genting rumah, tersangka berhasil masuk.

Secara leluasa pelaku mengobok-obok seisi rumah yang ditinggal pemiliknya dengan mengambil uang tunai yang saat itu disimpan dalam tas yang sebesar Rp 9 juta, serta 2 buah handphone, serta perhiasan emas seperti gelang dan cincin.

Kasatreskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muh. Harris, tersangka yang kesehariannya menjadi penjual gas elpiji ini digunakan tersangka untuk memantau kondisi rumah.
“Saat seluruh keluarga korban menunaikan shalat idul Fitri, mulailah tersangka melancarkan aksinya melewati genting,” jelasnya, Kamis (13/07).

Ditambahkannya, setelah menerima laporan dari korban, pihaknya langsung melakukan olah TKP dan penyelidikan. Dan berhasil mengidentifikasi pelaku pencurian ini.

“Bermula adanya petunjuk dari HP milik korban yang ternyata dijual kepada keponakan tersangka itulah petugas berhasil mengamankan pelaku di rumahnya,” ungkapnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan pengembangan, didapatkan tersangka ini ternyata sudah seringkali melakukan kejahatan serupa.

Untuk di 7 TKP lainnya, pelaku sebelum beraksi juga sudah menggambar terlebih dahulu. Seperti di rumah tetangga dan satu desa dengan pelaku, rumah Edy, Agus, Sabar, Widi dan dua toko di Wonoayu. “Dari 8 TKP pelaku menggondol puluhan juta dan banyak barang berharga,” sebutnya.

Sementara Ibrohim mengaku selama beraksi, selalu sendirian. Seluruh TKP diketahui kosong karena sudah diintai terlebih dahulu. “Uang hasil pencurian di rumah Bu Ulfa, saya buat untuk biaya nikah di Sampang Madura,” akunya.

Terhadap tersangka akan dijerat dengan pasal 363 ayat 1 ke 5 KUHP tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman penjara 7 tahun.

Reporter: Yudhi Ardian

Editor: Achmad Saichu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.