BNN Kota Kediri Gagalkan Transaksi Ganja di Malam Perayaan Kemerdekaan

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kediri menggagalkan transaksi ganja 2,2 ons di Jalan Raya Pesantren Kecamatan Pesantren Kota Kediri, Kamis (16/8). Modus ranjau yang dilakukan tersangka sempat membuat petugas BNN Kota Kediri kesulitan mengungkap transaksi tersebut.

AKBP Bunawar, Kepala BNN Kota Kediri mengungkapkan, penangkapan pemuda bernama Nanang Setyo Mardiyono warga Desa Semen Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri berkat informasi dari masyarakat. Setelah dilakukan penyidikan, perilaku mencurigakan pemuda yang diketahui sebagai satpam di salah satu perusahaan di Tulungagung Jawa Timur itu ternyata membawa ganja 2,2 Ons kering yang diletakkan di salah satu tempat di pinggir jalan raya.

“Tersangka ini baru tiga kali melakukan transaksi ganja ini. Melalui pesan singkat, tersangka berkomunikasi kemudian uang ditransfer lalu disepakati nanti barang ditempatkan dimana. Ditempat itulah tersangka mengambil barang miliknya,” kata AKBP Bunawar dalam Konferensi Pers di Kantor BNN Kota Kediri, Senin (20/8).

Penangkapan itu dilakukan menjelang perayaan kemerdekaan Republik Indonesia lebih tepatnya pada pukul 22.30 WIB. AKBP Bunawar menambahkan, dari pengakuan tersangka ganja tersebut hanya dikonsumsi sendiri. “Tidak diketahui nilanya berapa, tapi tersangka mengirim uang Rp 1 juta ke nomor rekening Eko Sunarno. Pengakuannya ini untuk dikonsumsi sendiri, tapi kita masih terus selidiki termasuk nama yang tercatat dalam bukti transfer itu,” jelasnya.

Dari penangkapan ini selain Ganja dengan berat 2,2 ons, BNN Kota Kediri juga mengamankan sepeda motor milik tersangka, KTP dan STNK atas nama tersangka, ATM BCA, dompet, dan Handphone yang digunakan transaksi oleh tersangka. Atas tindakan itu, tersangka terancam dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 Subsider Pasal 111 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Reporter: Zayyin Multazam

Editor: Della Cahaya Praditasari