Bhayangkari dan Persit ‘Adu Kekuatan’

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Semangat juang tidak hanya dimiliki oleh para petugas TNI-Polri saja, ternyata istri Polisi dan TNI yang bergabung di organisasi Bhayangkari maupun di organisasi Persatuan Istri Tentara (Persit), juga mempunyai semangat juang yang tinggi. Ini terbukti saat mereka mengikuti lomba gigit koin yang dilaksanakan di Lapangan Tirtayasa, Kota Kediri, Sabtu (29/6).

Dari tiga perlombaan yang diikuti anggota Bhayangkari dan Persit, lomba gigit koin mempunyai tantangan yang besar bagi kaum perempuan. Jika dibandingkan dengan perlombaan makan kerupuk dan balap bakiak, karena koin ditancapkan di buah sukun dan dilumuri minyak serta arang sehingga bewarna hitam.

Warna hitam tersebut, menempel pada wajah anggota Bhayangkari maupun Persit yang menjadi peserta. Mereka juga merelakan make up berlumuran arang, namun warna hitam yang menempel tidak menyurutkan semangat para istri Polisi dan TNI ini untuk menyelesaikan perlombaan.

Menurut Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Kota, Ny Fitriyani Anthon Haryadi, semangat petugas Polri dan TNI juga dimiliki oleh para istri, jadi apapun tantangan yang ada, pasti akan dihadapi. “Tidak masalah walaupun harus terkena arang, ini juga sebagai bentuk semangat kami untuk mendampingi suami saat menjalankan tugas,” tutur Fitriyani.

Kekompakan, lanjutnya, juga dapat terjalin erat, karena semua berkumpul dan melakukan kegiatan bersama-sama. Solidaritas serta hubungan yang baik, akan menciptakan suasana yang nyaman dan menjadi contoh bagi organisasi perempuan lainnya. Dengan demikian, bukan hanya petugas Polri dan TNI saja yang kuat, istri-istrinya pun juga solid.

Keberhasilan seorang pria, sambungnya, tidak terlepas dari dukungan sang istri sehingga dengan adanya kekompakan antara sesama istri Polisi dan istri TNI, akan sangat mendukung kinerja para suami mereka untuk melayani dan mengayomi masyarakat.

Ditambahkan, dengan kegiatan tersebut dapat memberikan dampak yang positif bagi kondisi dan kinerja petugas di lapangan. “Dibalik keberhasilan seorang pria tentu ada wanita hebat. Nah, kalau wanita-wanita hebat ini tak kompak, gimana dong para suami mau kerja dengan baik. Jadi maknanya sangat dalam untuk kegiatan ini,” tukasnya.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date