Besuk Anggota Polsek Wonokromo Yang Dibacok Teroris, Ini Perintah Kapolri Jenderal Tito Karnavian

Surabaya, koranmemo.com – Kapolri Jendral Polisi. Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D.membesuk anggota Polsek Wonokromo Surabaya (Polda Jatim), Aiptu Agus Sumarsono yang dibacok oleh pelaku terduga teroris, Imam Mustafa (30), asal Sumenep, Madura atau kost di Jalan Sidosermo IV Gang I Surabaya. Serangan dilakukan pelaku saat berjaga di bagian SPKT (Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu).

Dalam kunjungan tersebut Kapolri didampingi Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol M. Iqbal dan didampingi Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan serta Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, hingga seluruh pejabat utama (PJU) Polda Jatim hingga Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Selain itu, kunjungan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur, tersebut juga memberikan kenaikan pangkat kepada Aiptu Agus Sumarsono yang awalnya Aiptu, menjadi Ipda.

Dalam keterangannya, Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian menjelaskan, pihaknya melakukan kunjungan ke Rs Bhayangkara Polda Jatim untuk membesuk korban seorang anggota Aiptu Agus, dan kami juga menaikan pangkat, menjadi Ipda sebagai perwira sangat luar biasa yang menjadi korban pelaku teroris, Sabtu (17/8), sore lalu.

Waktu itu yang bersangkutan sedang berjaga di SPKT Mapolsek Wonokromo Surabaya, pada saat itu tersangka berpura-pura melapor kemudian, melakukan penyerangan dengan senjata tajam mengenai bagian kepala dan lengan korban.

“Alhamdulillah, kondisinya sudah membaik setelah kami membesuk di ruang tadi, dalam keadaan sadar penuh. Dan masih ada luka bacok yang sudah dilakukan perawatan operasi,” katanya saat diwawancarai oleh awak media, Senin (19/8/2019).

Dikatakan, pihaknya memberikan penghargaan kenaikan pangkat menjadi Ipda kepada anggota tersebut dan selanjutnya, memberikan atensi kepada keluarga untuk tetap tabah. Karena ini merupakan tugas Bhayangkara Negara, salah satu yang kita hadapi adalah, ancaman bahaya terorisme.

Pelaku sendiri sudah ditangkap seketika itu juga, dengan dibantu anggota lain hingga saat ini sudah kami ditetapkan sebagai tersangka. “Ini terus dikembangkan, bahkan sudah kami perintahkan Densus 88 dan Polda Jawa Timur untuk bergabung mengembangkan sampai kemudian ke jaringannya,” tegas Jendral Polisi Muhammad Tito Karnavian kepada koranmemo.com.

Sementara, hasil identifikasi tersangka bersangkutan tergabung kelompok jaringan terorisme. Untuk itu, Tito menegaskan agar anggota memberi tindak tegas. “Beri efek jera semua terhadap pelaku dan jaringan terorisme. kejar dan tangkap,” tandasnya.

Reporter : M Fauzi
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date