Bersama GSP Bupati Emil Siapkan 100 Penari Lokal

Share this :

Trenggalek, koranmemo.com-Kali ini giliran Kabupaten Trenggalek mendapatkan kesempatan istimewa menjadi tuan rumah dalam acara Festival Kesenian Kawasan Selatan (FKKS) setelah tahun lalu bertempat di Kabupaten Banyuwangi. Festival ini sudah terlaksana yang ke-13, dimana Guruh Soekarno Putra (GSP) akan menampilkan karya terbarunya di acara Festival Kesenian Kawasan Selatan di Pantai Prigi, Kabupaten Trenggalek.

Pada FKKS kali ini, akan ditampilkan tarian kesenian dari 8 daerah di wilayah selatan Jawa Timur mulai Kabupaten Trenggalek, Pacitan,  Tulungagung,  Blitar,  Malang,  Lumajang, Jember dan Banyuwangi.

Bupati Trenggalek Emil Dardak , menyampaikan , di Hotel Ibis, Basuki Rahmat, Surabaya, Rabu (18/10),  FKKS ke 13 di Kabupaten Trenggalek ini akan digelar pada 21-22 Oktober 2017 di panggung 360 Pantai Prigi Kota Wisata Prigi Kecamatan Watulimo.

Pada festival kali ini akan dihadiri seniman yang sangat melegenda Guruh Soekarnoputra. Festival ini sudah terlaksana yang ke 13. Ada 8 daerah di wilayah selatan, maka 8 tahun sekali, mendapatkan giliran. Tahun ini gilirannya Trenggalek.

“Mas Guruh akan menampilkan karya musik dan seni, koreografi gabungan tarian dari daerah selatan mulai Banyuwangi dengan tarian gandrungnya yang terkenal, tarian Jaranan Turonggo dan daerah di kawasan selatan lainnya,” papar Emil

Guruh  juga mengatakan tidak akan mengambil penari dari Jakarta untuk tampil di FKKS di Pantai Prigi, tetapi melatih 100 anak sekolah dari Trenggalek. Ketika latihan, anak-anak ini diantar oleh orang tuanya. Ini akan menjadi kebanggan orang tuanya terhadap anaknya.“Justru yang tampil nanti anak-anak kita yang berpotensi,” ucapnya.

Serta diharapkan ada masa depan untuk kebudayaan dan kesenian di Indonesia. Selain itu juga akan ada penampilan musik klasik lagu dari Vina Panduwinata yang dinyanyikan oleh artis Maudy Ayunda.

“Ini nanti akan menjadi amanah membawa kebanggaan masyarakat Jawa Timur,” Imbuhnya.

Sementara pimpinan Guruh Sukarno Putra (GSP),  Guruh Sukarno menjelaskan,  sejak tahun 1990-an, dirinya sudah mengenal Trenggalek.

“Ketika diminta untuk mengisi di acara FKKS di Trenggalek ada kebanggaan tersendiri. Nanti akan ditampilkan ciptaan baru dalam mengisi kegiatan FKKS di Trenggalek ini. Ada tarian Jawa, ada gerakan mataraman, tapi ada nuansa musik islaminya,” ujarnya.

Bupati Emil, masih kata Guruh, juga pemusik nanti diharapkan bisa tampil bareng, karena menurutnya dirinya sama-sama juga ada di dunia musik. Dan pastinya lagunya juga akan ditampilkan Bupati Emil.

“Senang sekali rasanya bisa diminta ikut peran serta dalam festival ini. Mungkin sekitar satu jam akan menampilkan tarian dan yanyian. Semuanya dari segi musik, maupun lagu ciptaan serta kareografinya juga saya yang buat,” tuturnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur,  Djarianto mengatakan, memang belum imbang antara pembangunan yang ada di wilayah tengah, wilayah utara dan selatan. Termasuk  pengembangan di bidang kesenian.“Sejak awal, kita berharap wilayah selatan juga ikut berkembang,” harapnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Jatim R Soeroso mengatakan, Bank Jatim mendukung program Presiden Jokowi untuk memprioritaskan pembangunan di wilayah Selatan Jawa. Bank Jatim juga akan mendukung program-program seperti kegiatan rutin Festival Kesenian Kawasan Selatan.

“Pak Bupati Emil , Mas Guruh, kita ingin menjunjung kelestarian kesenian di wilayah selatan Jawa Timur,” pungkasnya.

Reporter : Rudi Yuniriyanto
Editor      : Hamzah Abdillah

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.