Berkoordinasi Dengan RSJ Menur, Pemkab Kediri Pulangkan Penderita ODGJ Yang Sudah Sembuh

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Kerja keras Pemkab Kediri dalam hal ini Dinas Sosial,Dinas Kesehatan dan lintas intansi lainnya dalam menangani kasus Wiji Fitriani (24) membuahkan hasil. Warga Dusun Tambak Desa Ngadi Kecamatan Mojo penderita Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) saat ini sudah di rumahnya.

Lima bulan Wiji  berada di RSJ Menur dan dalam pengawasan tim medis yang berkoordinasi dengan Pemkab Kediri.

Sebelumnya selama lima bulan wanita yang tinggal bersama neneknya ini dalam perawatan dan penanganan dr  Lili Nurmayanti Sp.Kj dan selama itu pula secara berangsur sudah membaik.

Dokter Lila Nurmayanti merupakan Dokter Spesialis Kejiwaan RSJ  Menur Surabaya yang menangani Wiji sejak  dirujuk hingga dinyatakan membaik dan bisa pulang. Bersama tim medis Ella Titis yang turut berperan  sebagai psikolog,Rohani dan  keperawatan intensif di RSJ Menur.

“Alhamdulillah mbak Wiji Fitriani sudah boleh pulang dan berkumpul lagi dengan keluarga terutama neneknya. Dalam merawat pasien ODGJ yang dibutuhkan adalah kesabaran, telaten, pendekatan secara persuasif dan ketulusan dalam memberikan kasih sayang kepada pasien. Karena pasien OGDJ mempunyai insting yang kuat, siapa orang-orang yang benar tulus dan ikhlas memberikan kasih sayang kepadanya,” katanya.

Ditambahkan,kondisi kesehatan Wiji secara fisik, mental sudah menunjukkan perubahan yang sangat baik. Kondisi ini dapat ditunjukkan dari cara berbicara yang sesuai, cara berfikirnya juga membaik, sudah bisa mandiri secara keseluruhan seperti makan, minum, ganti baju, tetapi tetap harus mendapat dukungan dan pendampingan.

“Wiji juga sudah kami ajarkan bagaimana gejala awal jika akan kambuh untuk minta tolong kepada orang terdekat. Harapan kami jika nanti sudah diterima oleh pihak keluarga, peran dari petugas di rumah sakit tergantikan oleh orang-orang di sekitarnya. Istilahnya continuitas itu yang kita harapkan dari pihak keluarga dan puskesmas setempat,” tambahnya.

Bupati Kediri dr Hj Haryanti Sutrisno melalui Plt. Kepala Dinas Sosial Dyah Saktiana menjelaskan, respon cepat dari Pemerintah Kabupaten Kediri membuahkan hasil yang sangat memuaskan. Bersama tim  terus memantau setiap detail perkembangan  Wiji Fitriani. Salah satunya dengan standby di sana sejak sebelum operasi, hingga paska operasi dan pemulihan.

“Seperti yang disampaikan oleh pihak RSJ Menur bahwa lingkungan merupakan aspek penting proses penyembuhan Wiji Fitriani, jadi nanti akan kami berikan edukasi kepada masyarakat sekitar bagaimana solusi menghadapi permasalahan seperti ini,” jelasnya.

Sementara mbah Jirah (80) nenek Wiji merasa senang dengan kepulangan Wiji cucunya ke rumah di Ngadi. Mbah Wiji menyampaikan terimakasih ke Pemkab Kediri yang telah membantu total kesembuhan cucunya hingga kembali lagi ke kampung halamanya di Ngadi Mojo. Wiji pun merasa senang berkumpul lagi dengan mbahnya.”Aku seneng Wiji mulih. Matur nuwun Pemkab Kediri,” jelasnya.

Selama ini Wiji Fitriani hidup dan dirawat oleh  Mbah Jirah. Perawatan dilakukan mulai makan hingga mandi dan berganti pakaian saat itu ditangani oleh mbah Jirah.

Lima bulan lalu Wiji dilarikan ke RSJ Menur oleh tim khusus Pemkab Kediri yang terdiri dari Dinas Kesehatan,Dinas Sosial, Puskesmas Mojo dan Muspika Mojo.

Saat ini Wiji sudah berkumpul kembali dengan keluarga dan mulai aktivitas sehari-hari bersama mbah Jirah. Meski sudah sembuh, Pemkab Kediri melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dan Puskesmas Mojo melakukan pantauan rutin terkait kesehatan dan perkembangan jiwa Wiji. Pemkab Kediri berharap Wiji bisa kembali normal dan sehat dengan pengawasan penuh dari berbagai pihak.(adv)

Reporter Bakti Wijayanto

Editor Achmad Saichu