Berkedok Jual Jamu, Produsen Miras Oplosan Digerebek

Share this :

Kediri, Koranmemo.com – Berdalih sebagai penjual jamu, CM (72) seorang produsen minuman keras (miras) oplosan diamankan Unit Pidana Khusus Satreskrim Polresta Kediri, Selasa (24/4) malam. Ratusan botol dan beberapa jiriken miras oplosan siap edar disita. Termasuk menyita seperangkat perlengkapan dan bahan pembuat miras oplosan.

Kapolresta Kediri, AKBP Anthon Haryadi mengatakan, dalam penggrebekan, petugas menyita sebanyak 11 jiriken ukuran 30 liter arak murni, enam jirigen ukuran 30 liter miras oplosan dan empat jirigen ukuran 30 liter isi anggur murni.

Disita juga sebanyak 251 botol miras oplosan dalam berbagai kemasan serta miras dalam beberapa jirigen lainnya. “Kami amankan juga barang bukti berupa dua corong air beserta selangnya dan 3 karung botol bekas,” ungkapnya, Rabu (25/4).

Saat diperiksa polisi, CM yang memproduksi miras oplosan di Kelurahan Dandangan, Kecamatan/Kota Kediri, mengaku menjalani bisnis haram sejak enam tahun silam. “Pada 22 Juni 2016 CM pernah diamankan dalam kasus yang sama,” kata Kapolresta.

Untung yang besar dengan modal minim, membuat CM kembali menerjuni bisnis oplosan. Setiap hari  dia mampu meracik hingga 20 botol dengan harga jual Rp 25 ribu perbotol. Pelanggannya mulai Kediri hingga luar daerah.

Untuk mengelabuhi polisi, tersangka menyamarkan minuman keras itu dengan jamu jenis anggur. Miras arak jowo (arjo) yang diperoleh dari Solo, dicampur dengan racikan jamu anggur di tokonya.

“Kebetulan yang bersangkutan jualan jamu juga. Jadi dioplos dengan jamu tersebut,” pungkasnya.

Anthon menjelaskan, saat ini tersangka beserta barang bukti diamankan di Mapolresta Kediri. Tersangka dijerat Undang- Undang Perlindungan Konsumen. “Tersangka diamankan semalam sekitar pukul 20.30 WIB,” jelas Kapolres.

Reporter: Angga Prasetio

Editor: Gimo Hadiwibowo