Berkat Latoh, Siswi SMA Mazraatul Ulum Paciran Raih Medali Emas FIKSI 2019

Share this :

Lamongan, koranmemo.com – Wow, tak jarang lembaga pendidikan di Lamongan melahirkan pelajar yang inovatif. Diantaranya, Ria Safutri dan Eva Firnanda siswi kelas XII SMA Mazraatul Ulum di Paciran Kabupaten Lamongan.

Dua pelajar hasil gemblengan Dewi Makiyah, S.Pd selaku kepala sekolah itu berhasil mendongkrak nama Kabupaten Lamongan dalam ajang Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2019 tingkat Nasional di Bandung.Tim pelajar itu berhasil menorehkan juara berupa medali emas dalam bidang boga kategori rintisan pemula. Produk mereka adalah ice cream yang berbahan dasar anggur laut (latoh) yang banyak sekali dihasilkan di pesisir Paciran.

Juara tersebut dapat diraih lantaran masuk dalam kategori sangat inovatif dan kreatif, sebab, anggur laut (latoh) sendiri banyak sekali ditemui dan seringkali masyarakat menjadikan sebagai bahan lalapan karena rasanya sangat pahit.

Dari awal mula itulah, ide cemerlang tercetus hingga seketika itu melakukan uji coba pengolahan sedemikian rupa hingga menjadi ice cream dan hasilnya sangat menakjubkan. Menariknya, dalam anggur laut itu terdapat kandungan gizi yang sangat tinggi.

“Mereka memilih bahan tersebut karena mudah didapat di daerah Paciran Kabupaten Lamongan. Karena rasanya pahit sehingga membuat siswa SMA Mazraatul Ulum merasa tertantang untuk membuat inovasi tersebut,” jelas Dewi.

Ditambahkan, pihaknya merasa bangga terhadap pencapaian siswanya yang berhasil meraih medali emas di tingkat nasional. “Kami akan terus memberikan motivasi agar mereka bisa mengeluarkan potensi yang ada hingga mereka bisa terus berprestasi,” ujar Dewi.

Sementara, Nur Faizah S.Pd selaku pembina Siswa Mazraatul Ulum mengaku jika dengan inovasi semacam itu sudah barangbtentu bisa bermanfaat. Sebab, yang sebelumnya bahan tersebut hanya digunakan untuk urap-urap, kini bisa mempunyai nilai jual.

“Dengan inovasi ice cream tersebut kan bisa dimanfaatkan anak-anak dan masyarakat. Selain itu, kami juga terus mendidik mereka agar mempunyai jiwa kewirausahaan setelah lulus,” harap Nur.

Reporter Fariz Fahyu

Editor Achmad Saichu