Berdalih Kerjakan Proyek, Tipu Pemilik Toko Bangunan

Share this :

Trenggalek, koranmemo.comModus penipuan kian beragam. Bermodal bualan, Sobirin (55) warga Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek berhasil menjerat korbannya. Berdalih mengerjakan proyek, ia mampu memperdaya korbannya hingga Rp 100 juta.

Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang Wibowo S mengatakan, Sobirin ditangkap petugas pasca adanya laporan dari Muh Muhyidin (41), seorang pemilik toko bangunan yang tinggal tak jauh dari rumah pelaku. Keduanya tinggal di desa yang berbeda, namun masih satu lingkup kecamatan. Kepada petugas, ia mengaku telah menjadi korban penipuan.

“Atas dasar laporan itu kami amankan tersangka. Setelah kami lakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan, tersangka mengakuinya. Dia (pelaku,red) kami amankan di wilayah Desa Badek Wetan Kecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan,” jelasnya dalam konferensi pers di Mapolres Trenggalek, Senin (8/4).

Sebelumnya, pada 12 Oktober 2018 lalu, Sobirin mendatangi toko bangunan milik Muh Muhyidin. Kedatangan pelaku untuk membeli beberapa material bangunan yang akan digunakan untuk pembangunan proyek, yang belakangan diketahui adalah proyek fiktif. Kepada korban, ia meyakinkan akan membayar material bangunan pada 9 Januari 2019.

“Namun barang-barang itu tidak digunakan untuk keperluan proyek. Pelaku justru menjualnya untuk keperluan pribadi. Bahkan, ia juga tidak menepati janji pembayaran material bangunan sebesar Rp 100 juta,” ujarnya sembari menunjukkan enam bukti nota pembelian dari pemilik toko. Tak menunjukkan itikad baik, korban memilih menempuh jalur hukum.

Sebelumnya, pria pengangguran itu sempat bersembunyi dari incaran petugas sebelum akhirnya diamankan. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan, pelaku terancam pasal 378 dan atau 372 KUHP tentang penipuan dan atau penggelapan yang diancam dengan pidana maksimal empat tahun penjara.

Reporter Angga Prasetya

Editor Achmad Saichu