Belum Rekam KTP-el, Hak Pilih Ribuan TKI Terancam

Share this :

Madiun, koranmemo.com-Ribuan warga Kabupaten Madiun yang bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri terancam tidak memiliki hak pilih pada pemilihan gubernur (pilgub) Jatim dan pemilihan bupati (pilbup) Madiun 2018 karena belum melakukan perekaman data KTP el.

Kepala Bidang Kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Madiun A. Romadhon mengatakan, TKI asal Kaupaten Madiun yang belum melakukan perekaman KTP-el jumlahnya mencapai 6.626 orang. Pihaknya kesulitan dalam mendeteksi keberadaan para TKI tersebut.

“Jika sampai akhir tahun ini tak melakukan perekaman, mereka pun terancam tak memiliki hak pilih pada hajat Pemilukada tahun 2018 mendatang,” katanya, Senin (9/10).

Pihaknya sudah melakukan sosialisasi menyeluruh terkait KTP-el di daerah kantong TKI seperti di Kecamatan Dolopo, Geger, Kebonsari dan Wungu. “Secepatnya kami melakukan koordinasi dengan lintas OPD yang berkompeten untuk melakukan verifikasi data para TKI,” ujarnya.

Sampai bulan September lalu, jelasnya, data wajib rekam KTP-el di wilayah Kabupaten Madiun mencapai 528.873 orang. Dari jumlah itu, KTP-el  yang sudah tercetak baru sebanyak 500.000 keping.

Adapun, data meninggal  (tidak lapor) sebanyak 1.534 orang, data warga pindah merantau sebanyak 1.418 orang,  data belum perekaman dan  menjadi TKI sebanyak 6.626 orang  dan sisanya belum perekaman sebanyak 588 orang.

“Kami berharap kepada masyarakat yang belum melakukan perekaman, hendaknya segera datang kekantor kami untuk kami proses perekaman secara gratis,” pintanya.

Reporter: Juremi

Editor: Achmad Saichu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.