Beli Pasta Gigi, Pelatih Augsburg Dipastikan Tidak Bisa Dampingi Timnya Bertanding

Share this :

Berlin, koranmemo.com – Pelatih Augsburg, Heiko Herrlich dipastikan tidak bisa mendampingi timnya pada pertandingan pertama Augsburg setelah kembalinya kompetisi sepak bola Jerman. Hal ini disebabkan karena Herrlich telah melanggar aturan karantina yang diberlakukan dengan membeli sebuah pasta gigi dan krim perawatan wajah di swalayan.

Akibat hal itu, Herrlich telah dipastikan tidak bisa mendampingi timnya saat berlaga pada hari Sabtu (16/5) besok, melawan Wolfsburg. Selain itu, Herrlich juga sudah tidak bisa mendampingi latihan timnya sebelum pertandingan pada hari Jumat (15/5), latihan terakhir sebelum bergulirnya pertandingan.

“Saya telah melakukan kesalahan dengan meninggalkan hotel. Dalam situasi ini, saya telah merusak posisi saya yang seharusnya menjadi panutan bagi tim dan publik. Saya juga tidak bisa mendampingi latihan hari Jumat dan tidak bisa mendampingi tim saat melawan Wolfsburg,” ujar Herrlich dikutip dari AFP.

Dengan absennya Herrlich pada pertandingan nanti, hal ini telah memperpanjang penantian Herrlich untuk menjalani debut sebagai pelatih Augsburg. Setelah sebelumnya harus tertunda selama 2 bulan akibat kompetisi yang dihentikan sementara untuk mencegah penularan Covid-19.

Herrlich sendiri termasuk dalam orang-orang yang berisiko tinggi terhadap Covid-19, selain karena umurnya yang sudah tidak muda lagi, dirinya juga memiliki riwayat penyakit tumor otak. Pada tahun 2000 lalu, Herrlich telah menjalani serangkaian perawatan untuk mengangkat tumor yang ada di otaknya.

Mengenai hal ini, Herrlich sendiri mengakui dirinya termasuk orang yang memiliki risiko tinggi, dirinya juga menyesali tindakan yang telah dia lakukan. “Saya membuat kesalahan dengan meninggalkan hotel, meski saya juga telah mengikuti semua protokol kesehatan yang diperlukan untuk mencegah penularan Covid-19,” ujarnya.

Herrlich yang juga mantan pemain internasional Jerman ini telah mengambil alih posisi pelatih Augsburg dari Martin Schmidt sejak awal tahun ini dan akan menukangi Augsburg selama 2 tahun mendatang. Sebelumnya, dia yang juga mantan penyerang Dortmund sempat menjadi pelatih bagi Bayer Leverkusen pada tahun 2017-2018. Dengan pengalamannya, diharapkan dia bisa membawa Augsburg yang hanya terpaut lima poin dari play-off degradasi tetap bertahan di kasta tertinggi liga Jerman.

Reporter: Ahmad Bayu Giandika

Editor: Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date