Belasan Tahanan Mapolres Jombang Reaktif, Belum Dites Swab

Share this :

Jombang, koranmemo.com – Belasan tahanan Mapolres Jombang reaktif berstatus orang tanpa gejala, belum dilakukan uji swab. Hal itu menyusul setelah sebelumnya, ada 7 orang tahanan Kejaksaan Negeri Jombang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan sudah dilakukan perawatan di ruangan khusus gangguan jiwa yang memiliki tralis di RSUD Jombang.

Menurut Koordinator Bidang Penanganan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Jombang, dr Pudji Umbaran, swab tes untuk belasan tahanan Polres yang hasil rapid test reaktif, masih belum dilakukan.

Hasil koordinasi bersama polres, pada hari Sabtu kemarin, ada 17-an orang tahanan reaktif. Dari sini, pihak polisi bersama tim GTPP sudah menempatkan sel khusus bagi tahanan yang reaktif. Sebab Mapolres juga punya ruang tahanan yang banyak, dengan demikian tempat itu digunakan untuk para tahanan yang terindikasi reaktif usai dirapid.

“Jadi para tahanan ini (reaktif) agar tidak campur dengan yang lain (non reaktif). Mengacu isi dalam revisi 5 pedoman Covid 19, memang bagi mereka yang reaktif tidak gejala itu tidak harus di swab. Namun, cukup dilakukan isolasi mandiri, selama pengawasan tersebut kira-kira ada keluhan, dari situ baru kita lakukan tindakan swab ataupun yang lainnya,” ungkap dr Pudji saat dihubungi melalui sambungan seluler, Kamis (6/8) pagi.

Sedangkan, kewenangan tim gugus tugas saat ini kepada para tahanan kali ini bersama kepolisian, sifatnya hanya koordinatif atau kurang lebih berkordinasi. Karena harus memahami secara bersama terkait dengan prasarana yang ada, beserta apa yang sekiranya dapat memenuhi persyaratan dalam ruang isolasi tersebut yang bisa dimanfaatkan.

“Yang sedang menjalani isolasi di RSUD Jombang, perkembangan kondisinya sudah dalam kondisi bagus,” pungkasnya.

Perli diketahui, tahanan dari Mapolres yang sudah ditangani oleh Kejaksaan Negeri Jombang, dinyatakan ada 6 orang yang terkonfirm positif. Keenam orang dengan kasus berbeda-beda ini merupakan tahanan hasil pelimpahan tahap dua dari Polres Jombang.

“Kemarin itu ada tujuh yang reaktif terus setelah di tes swab ada 4 positif, dalam perkembangannya dua hari sesuai Protokol Kesehatan dilakukan tes swab kembali ternyata bertambah 2 positif dan untuk yang satu ini, masih kita pantau perkembangannya. Ke enam tahanan ini satu diantaranya ada yang pelimpahan dari Polda Jatim tersandung kasus narkotika, tapi untuk yang lainnya, kasus pencurian dan penadahan,” kata Kepala Kejari Jombang, Yulius Sigit Kristanto saat ditemui di Kejaksaan, Senin (3/8).

Sementara itu, pihak Polres Jombang sendiri belum bisa memberikan keterangan secara resmi atas hal tersebut. Akan tetapi seperti yang disampaikan Kasubbag Humas Polres Jombang, AKP Hariyono, jika terkait ada tahanan reaktif ataupun terkonfirmasi positif, pihaknya meminta konfirmasi satu pintu ke tim Tim GTPP) Covid-19 Jombang, tentang adanya 17 tahanan yang reaktif tersebut.

“Sementara untuk hal itu, kita serahkan kepada gugus tugas aja, karena kan sudah ada Satgasnya mereka (tim GTPP Covid-19 Jombang),” tutupnya.

Reporter : Taufiqur Rachman
Editor: Della Cahaya